Kondisi Kesehatan Warga Membaik, Isolasi di Dusun Labungnge Dibuka

KILASSULAWESI.COM, BARRU- Pemerintah Kabupaten Barru membuka kembali Dusun Labungnge, Desa Lampoko, Kecamatan Balusu yang sempat diisolasi selama beberapa hari untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Hal ini setelah tujuh warga di dusun itu yang sempat berinteraksi dengan korban meninggal akibat korona di Makassar, kondisi kesehatannya dinyatakan sangat baik selama menjalani masa isolasi dan pemantauan.
“Hari ini isolasi Labungnge kita buka setelah (ada hasil) pemeriksaan oleh tim kesehatan,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barru, Abustan saat melaporkan perkembangan penanganan virus korona ke Bupati Barru dan pimpinan Forkopimda di rapat koordinasi, kemarin.

Sebelumnya Dusun Labungnge diisolasi oleh Pemkab Barru setelah ada tujuh warga yang bermukim di wilayah ini pernah berinteraksi dengan salah satu korban meninggal akibat korona di Makassar. Warga tersebut sempat dimasukkan orang dalam pemantauan (ODP). Demi menghindari dan mengantisipasi penyebaran, Pemkab Barru menempuh kebijakan dengan melakukan isolasi atau karantina mandiri bagi semua warga di dusun. Termasuk para pekerja PLTU yang di wilayah ini.

Bacaan Lainnya

Akses keluar-masuk pun juga ditutup. Begitu pun selama masa isolasi, Pemkab menanggung kebutuhan sehari-hari warga. Seperti menyalurkan bantuan paket sembako ke masing-masing kepala rumah tangga. Selama masa isolasi, Pemkab telah melakukan pemeriksaan kesehatan atau screening kepada semua warga, terutama kepada 7 warga yang masuk ODP. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di rumah 7 warga tersebut.

Dengan dibukanya kembali Dusun Labungnge, maka status beberapa warga yang sempat menjalani pemantauan, kini tidak dimasukkan lagi dalam ODP. Meski demikian, mereka tetap diminta menghindari beraktivitas di luar rumah dulu. Selain membuka Dusun Labungnge, di rapat yang dipimpin Bupati Barru Suardi Saleh, dihadiri Ketua DPRD Lukman T, Wakil Bupati Barru Nasruddin AM, Plh Sekda Abustan, Kapolres Barru Willy Abdillah, Dandim 1405 Mallusetasi Ali Syahputra Siregar, Perwakilan UPP Pelabuhan Garongkong, dan sejumlah Kepala SKPD, juga membahas beberapa langkah lainnya dalam penanganan korona. (mad)

Pos terkait