Amran Sulaiman Gugat Pengamat Ternama: Skandal Proyek Fiktif Rp5 Miliar Terbongkar!!!

JAKARTA– Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas dengan melaporkan seorang pengamat pertanian dari perguruan tinggi ternama ke pihak berwajib.

Pengamat tersebut diduga terlibat dalam proyek fiktif yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp5 miliar di Kementerian Pertanian (Kementan).

Bacaan Lainnya

Langkah ini, menurut Amran, didorong oleh keresahan masyarakat, khususnya para petani, yang merasa semangat mereka dirusak oleh narasi negatif tanpa dasar.

Amran menegaskan bahwa kritik berbasis data dan konstruktif sangat diperlukan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian. Namun, kritik yang manipulatif dan bermotif pribadi dianggap sebagai bentuk penyalahgunaan peran intelektual yang merugikan negara.

Ia juga mengungkapkan bahwa Inspektorat Jenderal Kementan telah menemukan 23 pelanggaran kontrak dalam audit investigatif, termasuk proyek-proyek yang terindikasi fiktif.

Dalam pernyataannya, Amran menekankan pentingnya integritas di lingkungan Kementan. Ia menegaskan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk pengamat maupun pegawai internal Kementan.

Proses hukum terhadap pengamat tersebut kini tengah berjalan, dan Amran berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian kasus ini demi kepentingan rakyat.

Langkah ini menunjukkan sikap tegas Kementan dalam memberantas korupsi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya swasembada pangan yang mulai membuahkan hasil.

Amran menutup pernyataannya dengan menolak segala bentuk lobi untuk menghentikan proses hukum, menegaskan bahwa integritas adalah harga mati.(*)

Pos terkait