Parepare Jadi Magnet Offroad Nasional, Semangat ‘Satu Jalur, Sejuta Saudara’ Menggema

Ketua Pengcab Indonesia Offroad Federation (IOF) Parepare, Yasser Aslan Tjanring

PAREPARE– Tiga hari penuh tantangan di jalur ekstrem akhirnya dituntaskan. Jelajah Bumi BJ Habibie ke-4 Tahun 2026 resmi ditutup pada Ahad, 15 Februari 2026, sore tadi dengan meninggalkan jejak kebanggaan dan solidaritas di Kota Parepare.

Event offroad berskala nasional ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus memperkuat citra Parepare sebagai tuan rumah ramah komunitas otomotif.

Bacaan Lainnya

Ketua Pengcab Indonesia Offroad Federation (IOF) Parepare, Yasser Aslan Tjanring yang akrab disapa Bogart, menyampaikan rasa bangga atas partisipasi 173 offroader yang berhasil menaklukkan jalur ekstrem hingga garis akhir.

“Kita telah membuktikan bahwa semangat ‘Satu Jalur, Sejuta Saudara’ itu nyata. Kita menapaki bumi kelahiran Sang Visioner, Bapak B. J. Habibie, dengan menjunjung sportivitas serta kecintaan terhadap alam,” ujarnya penuh haru.

Bogart menekankan bahwa keberhasilan dalam kegiatan offroad bukan hanya soal kecepatan mencapai garis finish, tetapi juga tentang kekompakan tim dan kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengingatkan bahwa setiap lintasan adalah ruang belajar untuk menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat solidaritas komunitas.

Suasana penutupan berlangsung hangat, diwarnai rasa syukur dan kebersamaan. Para peserta mengaku membawa pulang pengalaman berharga, bukan hanya dari jalur ekstrem yang menantang, tetapi juga dari interaksi dengan masyarakat Parepare yang menyambut mereka dengan ramah.

Selain peserta, panitia dan sponsor mendapat apresiasi atas kerja keras menyelenggarakan event berskala besar ini. Kegiatan tersebut dinilai berhasil memperlihatkan kesiapan Parepare sebagai destinasi otomotif sekaligus penggerak ekonomi lokal. Hunian hotel penuh, kafe dan pusat kuliner ramai, menjadi bukti nyata dampak positif kegiatan terhadap sektor jasa dan UMKM.

Bogart menutup dengan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan, serta berharap para peserta membawa kesan positif tentang Parepare ke daerah masing-masing. “Semoga Parepare selalu dikenang sebagai kota yang bersahabat dan penuh semangat persaudaraan,” tandasnya. (*)

 

Pos terkait