Parepare Tunjukkan Teladan: Aksi Damai, Dialog Terbuka, dan Pendekatan Humanis

Danyon B Brimob ditengah mahasiswa yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Parepare

PAREPARE — Di tengah riuh orasi dan semangat mahasiswa yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Parepare, hadir sebuah momen yang mencerminkan kedewasaan demokrasi dan pendekatan yang penuh empati.

Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, bersama jajarannya, memilih untuk tidak hanya berdiri sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pendengar yang hadir dalam ruang aspirasi.

Bacaan Lainnya

Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa berlangsung tertib dan mendapat pengawalan langsung dari personel Brimob. Namun, di sela-sela pengamanan, Danyon B Pelopor menyempatkan diri untuk duduk bersama para mahasiswa. Tanpa sekat, tanpa barikade, mereka berbincang dalam suasana kekeluargaan.

“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memastikan aspirasi adik-adik mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik dan situasi tetap kondusif,” ujar Danyon B Pelopor, yang beberapa hari lalu sukses meraih titel S3 di UMI Makassar.

Dalam dialog itu, mahasiswa menyampaikan berbagai keresahan dan tuntutan mereka, mulai dari isu keadilan sosial hingga kebijakan nasional yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. Aparat Brimob mendengarkan dengan tenang, menegaskan komitmen mereka untuk tetap profesional dan humanis dalam menjalankan tugas.

Momen kebersamaan ini menjadi potret sinergitas yang jarang terlihat: ketika aparat dan mahasiswa duduk bersama, bukan berhadapan. Ketika suara muda didengar, bukan dibungkam. Ketika pengamanan bukan berarti pembatasan, melainkan penjagaan terhadap hak konstitusional warga negara.

Di Parepare, demokrasi hari itu tidak hanya berjalan, tapi dirayakan dengan saling menghormati.(*)

Pos terkait