PAREPOS.CO,ID,POLMAN– Dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19) lebih luas lagi, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Dr.Eko Budi Sampurno, M,Si menginstruksikan kepada seluruh Polres dan Jajaran untuk melakukan rapid test.
Menindak lanjuti instruksi Kapolda Subar tersebut seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Polman mengikuti Rapid Tes,mereka yang mengikuti Rapid Tes yakni Kapolres Polman AKBP.Ardi Sutrisno.Sik Kabag Ops.AKP.Jubaidi,Kasat Pol Airud.Iptu Ramli dan Kompol I Wayan Sudia
Rapid test ini adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan Virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.
bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. Namun perlu di ketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.
Jadi, rapid test di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau COVID-19.jelas PS.Paurkes Bagian Sumda Suttariani.S.Kep usai melakukan Rapid Tes kepada PJU Polres Polman, kemarin.
“Menurutny”Tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus Corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) atau biasa di sebut dengan Swab test. Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus rapid test.
Tes yang dilakukan terhadap aparat kepolisian ini karena petugas juga rentan terpapar virus Corona.sebab mereka banyak beraktivitas dan bertemu secara langsung dengan warga meski di tengah pandemi, dan untuk hasil rapid test hari ini, Alhamdulillah seluruhnya Negatif Virus Covid-19.ungkapnya
“Ia juga mengatakan Upaya ini sebagai langkah antisipasi karena bagaimana pun Polri sebagai garda terdepan dalam hal melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19 dan rentan tertular COVID-19. Maka perlu di-rapid test,” ucap Suttariani, S.Kep.(win)






