Pangkep dan Barru Banjir, Jalan Trans Sulawesi Lumpuh

Jalan trans Sulawesi di Kabupaten Pangkep lumpuh total akibat banjir

PANGKEP,KILASSULAWESI.COM– Jalur trans sulawesi yang menghubungkan Kota Makkassar dan Kota Parepare lumpuh. Pasalnya, banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pangkep dan Barru membuat sejumlah ruas jalan terendam air.

Di Pangkep misalnya, jalan penghubung antara kecamatan Bungoro dan Pangkajene terendam air hingga ketinggian lutut orang dewasa. Hal itu diakibatkan meluapnya Sungai Pangkajene dengan intensitas hujan yang cukup tinggi.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Sumber Pusdalops BPBD, laporan kejadian BPBD Kabupaten Pangkep telah terjadi bencana banjir di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada senin 6 Desember 2021 mulai pukul 16 30 Wita.

Lokasi-lokasi terdampak banjir diantaranya di wilayah Kecamatan Pangkajene di Kampung Gusunge, Poros Jalan Matahari, Padoang doangan, Jalan Poros Taman Musafir, Gazebo dan Lapangan Alun-alun di Kelurahan Padoang-doangan. Selanjutnya, Jalan poros Andi Mauraga,, Kampung Padadae, Kampung Solo di Kelurahan Mappasaile. Kelurahan Jagong, Kampung Bantilang dan Kampung Lombok di Kelurahan Tekolabbua.

Jalur trans di Mattoanging, Kelurahan Mappasaile, Jalan Ketimun 1, Lokkasaile ,Jalan Jambu di Kelurahan Mappasaile sera Kampung Bone Bone, Kelurahan Pabundukang.

Di Kecamatan Minasatene, Kamp. Ujung Loe, Kel. Minasatene.
Dan Kecamatan Bungoro, Kampung Baru Kel. Bori Appaka.
Sedangkan di Kecamatan Segeri, kamp. Bontomatene kamp. Citta kel. Bontomatene, Kelu. Bawasalo.

Kronologis kejadian intensitas hujan yang tinggi dalam kurun waktu 2 hari terakhir mengakibatkan sungai dan bendungan di beberapa wilayah desa kelurahan meluap dan merendam perkampungan serta jalan poros.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangkep berkoordinasi dengan Kabid Logistik dan kedaruratan telah mengerahkan personel TRC dan pusdalops-pb untuk melakukan peninjauan di lokasi terdampak banjir dan melakukan dokumentasi. Kondisi mutakhir sampai saat ini hujan masih mengguyur dan dengan intensitas sedang hingga tinggi, melakukan koordinasi lintas sektor untuk titik lokasi yang rawan banjir, ketinggian air banjir bervariasi di beberapa titik, mulai dari mata kaki hingga dada orang dewasa. Tim disiagakan diantaranya TRC BPBD, Pusdalops PB BPBD, Kodim 1421 Pangkep, Polres Pangkep dan aparat setempat.(*/ade)

Pos terkait