Program “Parepare Bebas Banjir” Mulai Dipertanyakan, Warga Palm Mengeluh Genangan Cepat Usai Hujan

Perumahan palm

PAREPARE– Program unggulan Parepare Bebas Banjir yang digadang-gadang Pemerintah Kota Parepare di bawah kepemimpinan Wali Kota Tasming Hamid dan Wakil Wali Kota Hermanto kini mulai ditagih realisasinya.

Musim penghujan yang baru tiba langsung memunculkan keluhan warga, terutama di kawasan perumahan. Hujan deras yang mengguyur Kota Parepare pagitadi, Selasa, 25 November 2025, hanya berlangsung sekitar 15 menit, namun sudah cukup membuat genangan air menyerupai empang di Perumahan BTN Palm 1, Kecamatan Ujung.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini membuat warga mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menjalankan program bebas banjir. “Baru 15 menit hujan sudah banjir wilayah kami,” ungkap keluarga seorang warga BTN Palm 1, Mulyadi dengan nada kecewa.

Genangan cepat muncul di jalan dan halaman rumah warga, menimbulkan kekhawatiran akan dampak lebih besar jika hujan berlangsung lebih lama. Warga menilai, sistem drainase di kawasan perumahan belum optimal, sehingga air tidak mengalir dengan baik.

Program Parepare Bebas Banjir sebelumnya digembar-gemborkan sebagai salah satu prioritas pemerintahan Tasming-Hermanto. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih adanya titik rawan genangan yang menuntut perhatian serius.

Keluhan warga BTN Palm menjadi alarm bagi pemerintah kota untuk segera mengevaluasi infrastruktur drainase dan memastikan program unggulan tidak sekadar slogan. Musim penghujan yang baru dimulai bisa menjadi ujian nyata bagi komitmen Parepare Bebas Banjir. (*)

Pos terkait