POLMAN, KILASSULAWESI –Dinas Pertanian dan Pangan ( Distanpan) Kabupaten Polman meminta agar masyarakat petani yang lokasi sawahnya dekat dengan irigasi induk Maloso kiri dan Maloso kanan kalau sawahnya sudah dialiri Air segera lah menggarap sawah nya agar masa panen dapat berkesinambungan apalagi di musim kering sekarang ini.
Plt,Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Andi Ibrahim wela mengatakan dimusim El Nino atau kemarau ini sebagian besar lokasi persawahan di landa kekeringan sehingga banyak lahan sawah yang tidak dikelola karena tidak ada air, namun bukan berarti lahan tersebut tidak dapat dikelalo sehingga ia meminta kalau bisa daerah yang jauh dari irigasi dan belum mendapatkan Air kalau bisa memanfaatkan lahannya untuk menanam tanaman palawija seperti jagung dan kacang-kacangan agar ladangnya tetap berproduksi,
“Solusinya begitu kalau daerah yang jauh dari irigasi induk sebisa mungkin dapat memanfaatkan lahannya agar tetap berproduksi, namun bagi petani yang lahannya dekat dengan daerah irigasi (DI) Maloso kiri dan Maloso kanan kalau sudah dapat Air bisa segera mengelola lahannya.”ujar Andi Ibrahim Wela, Rabu, 7 September 2023.
Ia menyampaikan sesungguhnya bendungan bendungan air yang ada itu bertujuan untuk mengairi areal persawahan petani agar produktivitas bisa meningkat bukan untuk lainnya.
Ia juga sudah berkoordinasi dengan beberapa stakeholder termasuk bagian di pengairan dan itu sudah ketemu.” Mereka akan membuka airnya namun secara bertahap jadi kalau ada daerah yang sudah dapat Air kalau bisa segera kelola lahannya, disini bukan kita merubah pola tanam namun karena ini musim kemarau sebisanya ada lahan yang tetap berproduksi,” jelas Andi Ibrahim Wela.(*)






