JAKARTA, KILASSULAWESI- Siapa sosok Tom Lembong yang kerap disebut cawapres Gibran Rakabuming Raka dalam debat Pilpres, Ahad, 21 Januari 2024, malam tadi. Ternyata, Tom Lembong merupakan mantan Menteri Perdagangan di era Presiden Jokowi.
Dengan nama lengkap Thomas Trikasih Lembong, atau yang akrab disapa Tom Lembong, bukan hanya seorang sosok yang brilian di dunia perekonomian Indonesia, namun juga telah menjadi perbincangan hangat dalam arena politik terkini.
Jejak Karier
Tom Lembong lahir di Jakarta dan meraih gelar AB dalam bidang Architecture and Urban Design dari Harvard University pada tahun 1994. Karirnya yang gemilang mencakup berbagai posisi penting di berbagai sektor, terutama di bidang keuangan dan investasi.
Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Tom Lembong memiliki pengalaman di beberapa lembaga keuangan internasional, termasuk Deutsche Bank, Morgan Stanley, dan Farindo Investments.
Ia memulai karirnya di Morgan Stanley and Company sebagai Sales and Trading Associate dan kemudian menjabat sebagai Senior Manager di Departemen Corporate Finance Makindo di Morgan Stanley Divisi Ekuitas (Singapura).
Kemudian, Tom Lembong melangkah ke dunia investment banking di Deutsche Securities sebelum akhirnya mendirikan Quvat Capital, sebuah perusahaan investasi yang mengelola dana lebih dari USD 500 juta. Perusahaan ini mengelola portofolio di berbagai sektor, seperti logistik kelautan, konsumen, dan keuangan.
Peran Politik di Timnas AMIN
Tom Lembong tidak hanya memiliki jejak prestisius di dunia perekonomian, tetapi juga terlibat dalam ranah politik. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan Indonesia, menggantikan Rahmat Gobel pada tahun 2015.
Keberhasilannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan perdagangan membuat namanya semakin diperhitungkan di dunia politik. Tak hanya itu, Tom Lembong juga memegang peran sebagai Co-Captain di Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Keaktifannya di timnas menunjukkan bahwa ia tidak hanya memiliki komitmen dalam mengelola perekonomian negara, tetapi juga memiliki semangat untuk mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepakbola, di Indonesia.
Penghargaan
Keberhasilan Tom Lembong tidak hanya terbatas di tingkat nasional, namun juga mendapat pengakuan internasional. Pada tahun 2008, ia dianugerahi gelar Young Global Leader (YGL) oleh World Economic Forum (Davos), menunjukkan bahwa peran dan kontribusinya diakui secara luas di tingkat global.
Dengan segala prestasinya, Tom Lembong menjadi figur yang layak mendapatkan perhatian dan apresiasi. Keterlibatannya dalam berbagai sektor, dari ekonomi hingga politik dan olahraga, menjadikannya salah satu tokoh yang berpengaruh dan dihormati di Indonesia.(*)






