PAREPARE, KILASSULAWESI- Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani kini resmi menjadi Bapak Asuh Anak Stunting setelah dikukuhkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan di Auditorium Bj Habibie.
Acara ini dihadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Husni Syam, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Parepare Amarun Agung Hamka, serta Pimpinan Forkopimda dan undangan lainnya.
Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin juga mengukuhkan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Dian Lestari Hayat, sebagai Bunda Asuh Anak Stunting di Parepare.
“Pengukuhan hari ini sebagai wujud upaya yang ingin kita kolaborasikan bersama, untuk menekan potensi terjadinya stunting bagi anak serta memberikan pendampingan kesehatan kepada anak-anak kita di Parepare yang terindikasi stunting,” kata Shodiqin.
Ia menjelaskan bahwa implementasi percepatan penurunan stunting yang menjadi isu nasional mesti digalakkan secara serius dan komprehensif. Selain pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), pendekatan partisipasi masyarakat di Kampung KB juga dinilai sebagai langkah strategis yang tepat.
“Dengan pendampingan, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat maupun kepada 22 Kampung KB, Parepare berhasil menekan dan mengendalikan potensi terjadinya stunting secara bertahap,” jelasnya.
Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani mengapresiasi kerja sama dan kolaborasi aktif DPPKB bersama setiap mitra terkait dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Parepare.
“Terima kasih untuk hari ini. Dikukuhkan sebagai Bapak Asuh tentu memiliki isyarat makna dan semangat tersendiri untuk menjaga generasi kita sehat dan kuat,” ujar Hayat.
Hayat menekankan bahwa setiap upaya dan langkah strategis akan dimaksimalkan agar kondisi stunting di Kota Parepare terus mengalami penurunan dampak dan mampu terkendali dengan baik.
“Mari kita kompak, menentukan langkah dan eksekusi percepatan penurunan stunting, wujudkan generasi cerdas, sehat dan kuat untuk masa depan terbaik mereka,” tandasnya.(*)





