Dana Parpol 2024 Tak Kunjung Cair, Pengurus Pertanyakan ke Dewan

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.35833332, 0.35833332); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 51.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

POLMAN, KILASSULAWESI — Sejumlah Pengurus Partai Politik (Parpol) DPC Kabupaten Polman mempertanyakan dana Parpol tahun 2024 yang tak kunjung terbayarkan.Hal tersebut di adukan ke DPRD Polman untuk dilakukan RDP mencari akar masalah sehingga tidak terbayarkan.

RDP tersebut dipimpin ketua DPRD Polman Fahri Fadly yang dihadiri beberapa anggota DPRD Polman, selain itu hadir juga kepala kesbangpol Polman,Kaban keuangan Pemkab Polman dan para pengurus Parpol mulai dari Golkar, PKB,Nasdem,PKS dan pengurus lainnya.

Bacaan Lainnya

Pengurus Nasdem Polman Ilham mengatakan keberadaan Partai politik (Parpol) di kabupaten Polman seolah olah disepelekan dan tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah,padahal tidak ada alasan parpol tidak diperhatikan dan tidak menjadi prioritas.Apatah lagi Parpol ini merupakan usungan atau kendaraan kandidat untuk jadi pemimpin.

“Tanpa usungan Parpol kandidat Presiden, Gubernur dan Bupati tidak akan jadi pemimpin sehingga kami berharap parpol diperhatikan jangan disepelekan”ujar ilham dengan nada kesal saat RDP diruang aspirasi,Rabu 12 Februari 2025.

Sekertaris DPC Nasdem itu juga pertanyakan transparansi pengelolaan anggaran yang ada di di badan keuangan daerah yang terkesan ditutup tutupi

“Kami juga mau tau apa alasan bagian keuangan sehingga dana parpol tidak dibayarkan.Anggaranya hanya kisaran 500 juta, lalu anggaranya dikemanakan,perlu diketahui bahwa parpol merupakan pengusung dari pada pemerintah”ucap Ilham

Senada dengan itu salah satu pengurus Partai Keadilan sejahtera (PKS) meminta penjelasan dari badan keuangan kapan pembayaran dana parpol dan seperti apa kelanjutan nya kapan bisa dibayarkan agar didengar semua orang.

Menanggapi hal tersebut Kaban keuangan Pemkab Polman M.Nawir menjelaskan saat ini utang Pemda cukup besar baik pihak ketiga,kepala desa dan instansi,untuk itu pihak nya berharap persoalan ini jangan dilihat hanya dari satu sisi tapi perlu juga dipahami.

“Pada saat akhir tahun kas daerah sangat memperhatikan,tentu kami juga pusing tapi untuk pembayaran Parpol kita lihat dulu pembiayaan kas kita dan menunggu review dari inspektorat agar bisa kami melakukan pergeseran.Insyaallah sebelum Ramadan diusahakan dibayar,”terang Nawir.

Pada kesempatan itu kaban keuangan meminta kepada Kesbangpol agar tidak bersamaan pengajuan laporannya ke keuangan dan jangan akhir tahun, selain itu dimohon juga laporan pertanggungjawaban harus diperbaiki mengingat pemeriksaan kedepan sudah sangat ketat

Sementara Kepala Kesbangpol Polman Asliah Rahim meminta kepada parpol agar pengajuan laporan dana hibah di kesbangpol tidak diperlambat sesuai dengan permintaan Badan keuangan.”Kalau bisa proposal pengajuan parpol di percepat juga agar kami bisa cepat menyerahkan SPJ nya ke keuangan untuk diproses,”,tutur Asliah.

Ketua DPRD Polman Fahri Fadly berharap badan keuangan Pemda Polman memperhatikan dana parpol agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.”Ini adalah PR bagi Kaban keuangan agar management pengelolaan kas daerah di meneg dengan baik agar tidak terulang seperti yang lalu-lalu.”tutup Fahri.(*)

Pos terkait