UKW PWI Sulsel Ditunda: Berkas Tak Lengkap, Harga Diri Wartawan Dipertaruhkan

Ketua Panitia UKW PWI Sulsel, H. Rukman Nawawi baju putih saat mampir ngopi di Parepare

MAKASSAR– Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengasah kemahiran teknis jurnalis di Sulawesi Selatan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel menunda pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang semula dijadwalkan 22–23 April 2026.

Penundaan ini dilakukan karena sebagian besar berkas administrasi peserta belum lengkap sesuai ketentuan Dewan Pers. Ketua Panitia UKW PWI Sulsel, H. Rukman Nawawi, menyampaikan keputusan tersebut saat kunjungan kerja audiens dengan Bupati Enrekang.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, rencana awal sudah dikoordinasikan dengan Direktur UKW PWI Pusat, namun verifikasi panitia menemukan banyak berkas peserta yang belum memenuhi syarat. “Makin cepat berkas terkumpul dan dilengkapi, maka kita bisa menjadwalkan UKW secepatnya,” tegas Rukman.

Antusiasme peserta cukup besar, dengan pendaftar dari PWI Enrekang, Barru, Maros, Bone, dan Soppeng. Tercatat 15 wartawan untuk jenjang Muda, 10 wartawan jenjang Madya, serta 5 wartawan jenjang Utama. Panitia menekankan pentingnya kelengkapan berkas, mulai dari surat rekomendasi pimpinan media, akta pendirian perusahaan, biodata, riwayat kerja jurnalistik, hingga pas foto sesuai ketentuan.

Rukman menegaskan, lebih baik jadwal diubah demi memastikan berkas lengkap sebelum UKW digelar. Jika berkas tidak memenuhi syarat, Dewan Pers tidak akan menerbitkan kartu maupun sertifikat UKW.

“Keterlambatan berkas akan mempengaruhi jadwal, tapi kalau semua sudah lengkap, panitia langsung menjadwalkan UKW,” ujarnya.

Dukungan terhadap pelaksanaan UKW datang dari sejumlah kepala daerah. Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, memberikan bantuan biaya kepada tiga wartawan, sementara Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam, menyatakan kesanggupan membantu enam wartawan di daerahnya.

Panitia juga menyiapkan bimbingan teknis (Bimtek) sehari sebelum UKW digelar, agar peserta lebih siap menghadapi uji kompetensi.(rls)

 

Pos terkait