Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Mengakhiri Bulan K3 dengan Serangkaian Kegiatan Edukatif dan Interaktif

Senior Manager Operation & Maintenance (SMOM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Basuki Santoso

MAKASSAR, KILASSULAWESI– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sukses menggelar acara penutupan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di halaman kantor mereka, Jl. Garuda No.1 Kota Makassar, pada Selasa, 25 Februari 2025, lalu.

Dengan mengusung tema korporat “Wujudkan Perwira Pertamina Yang Unggul dan Berketerampilan HSSE Untuk Mendukung Bisnis Perusahaan Yang Berkelanjutan,” kegiatan ini menarik partisipasi aktif dari seluruh pekerja dan mitra kerja Pertamina.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Senior Manager Operation & Maintenance (SMOM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Basuki Santoso, menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan budaya Health, Safety, Security & Environment (HSSE) di setiap aspek operasional.

“Penerapan HSSE bukan hanya sekadar kepatuhan, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas kerja. Dengan budaya HSSE yang kuat, kita dapat memastikan operasional penyaluran BBM dan LPG berjalan dengan aman, andal, dan lancar,” ujar Basuki.

Ia juga menambahkan bahwa peringatan Bulan K3 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran pekerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja serta memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas dengan risiko tinggi, penerapan HSSE yang konsisten akan berkontribusi besar terhadap keselamatan pekerja, lingkungan, serta pencapaian target bisnis perusahaan,” imbuhnya.

Selama Bulan K3, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengadakan berbagai kegiatan yang berfokus pada penguatan budaya keselamatan melalui Culture Challenge, Ceremonial Event, dan Learning & Practicing Event. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis, tetapi juga dikemas dengan berbagai sesi interaktif yang menarik untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam aspek keselamatan kerja.

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah HSSE Culture Talkshow yang dikemas dalam satu agenda khusus yang disebut H-LU (HSSE Knowledge for You). Sesi ini menghadirkan narasumber yang ahli dan berpengalaman di bidang proses keselamatan, di mana peserta diberikan wawasan tentang proses safety dan bagaimana membangun budaya keselamatan yang kuat tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Melalui diskusi interaktif, sesi ini membuka ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan belajar dari praktik terbaik dalam penerapan HSSE.

Keselamatan dalam berkendara juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini melalui Safety Driving & Riding Workshop. Dalam sesi ini, peserta diberikan pelatihan tentang teknik berkendara yang aman, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Pelatihan ini dirancang untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan dengan mengedepankan teknik defensif dan kesadaran terhadap kondisi lingkungan saat berkendara.

Selain itu, peserta juga diajak untuk mengasah keterampilan menghadapi situasi darurat dalam Combat Challenge. Dalam simulasi ini, peserta diuji untuk mengambil keputusan cepat dalam menghadapi berbagai skenario kritis, seperti kebakaran atau kecelakaan kerja. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan ketanggapan dan kesiapan mental dalam menangani keadaan darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan kerja.

Sebagai penutup, sesi Fun Challenge menghadirkan tantangan interaktif yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif. Peserta diuji melalui berbagai permainan dan kuis yang mengasah pemahaman mereka tentang prosedur keselamatan kerja, tanggap darurat, serta aspek HSSE lainnya. Dengan pendekatan yang lebih santai namun tetap fokus pada edukasi keselamatan, sesi ini memberikan cara yang efektif untuk memperkuat kesadaran peserta terhadap pentingnya penerapan HSSE dalam setiap aspek kehidupan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa partisipasi aktif dari seluruh pekerja dan mitra kerja dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pertamina dalam membangun budaya keselamatan yang kuat. “Kami percaya bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan adanya berbagai pelatihan, simulasi, dan kompetisi ini, diharapkan seluruh insan Pertamina semakin memahami pentingnya HSSE dan mampu menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari. Hal ini akan mendukung keberlanjutan operasional yang aman, andal, dan efisien,” ungkap Fahrougi.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus menegaskan bahwa HSSE bukan hanya aturan, tetapi budaya kerja yang harus tertanam dalam setiap individu demi menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.(*)

Pos terkait