Pangkep Jadi Titik Awal Penguatan Integritas Kepemimpinan Desa

Sebanyak 59 kepala desa dari total 65 peserta mengikuti kegiatan yang dirancang sebagai penguatan karakter dan kapasitas kepemimpinan aparatur desa.

PANGKEP– Dalam suasana khidmat dan penuh semangat kolaborasi, Gubernur Sulawesi Selatan, Ir. H. Andi Sudirman Sulaiman, ST, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) di lapangan Balai Diklat Hutan Lindung, Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi lintas desa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di level terdepan. “Kepala desa adalah ujung tombak pembangunan. Kita butuh kerja sama, bukan kerja sendiri-sendiri,” tegasnya dalam sambutan yang disambut antusias para peserta, Jumat, 20 Juni 2025.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 59 kepala desa dari total 65 peserta mengikuti kegiatan yang dirancang sebagai penguatan karakter dan kapasitas kepemimpinan aparatur desa. Enam peserta lainnya absen karena alasan ibadah haji, kesehatan, dan urusan keluarga.

Bupati Pangkep, Dr. H. Muh. Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., dalam laporannya menyebutkan orientasi ini merupakan bagian dari penyelarasan program pusat dan daerah. Ia juga mengungkapkan kemajuan koperasi desa (Kopdes) Merah Putih yang kini telah mencapai 83 unit dalam proses notarisasi.

Hadir dalam kegiatan ini berbagai unsur pimpinan daerah dan provinsi, di antaranya Kadis PMD Provinsi Sulsel Muh. Saleh, Kadis Kominfo Andi Winarno, Anggota DPRD Sulsel H. Sofyan, serta Bupati dan Wakil Bupati Pangkep. Forkopimda Pangkep juga turut mendampingi, termasuk Ketua Pengadilan Negeri, Dandim 1421, dan perwakilan Polres.

Orientasi ini dijadwalkan berlangsung hingga 22 Juni 2025, dengan materi mencakup kepemimpinan, pemahaman regulasi, sinergi program, serta tata kelola desa yang akuntabel dan partisipatif.

Dengan komitmen kuat dari berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya pemimpin desa yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakatnya.(*)

Pos terkait