PANGKEP– Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar program retret khusus bagi para Kepala Desa (Kades), sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang beretika, tangguh, dan berwawasan kebangsaan. Program ini dijadwalkan berlangsung mulai 20 hingga 24 Juni 2025 di Balai Diklat Kehutanan, Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pangkep, Dzulfadli, menjelaskan bahwa retret ini diadakan melalui kerja sama multipihak, melibatkan lembaga penyelenggara pendidikan, Kodim 1421 Pangkep, dan Balai Diklat Kehutanan. Setiap peserta dikenakan biaya sebesar Rp 5 juta, mencakup perlengkapan kegiatan, honor narasumber dan pelatih, serta dukungan operasional panitia.
“Program ini berlangsung empat hari, bertujuan membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas para kepala desa melalui pembelajaran yang terstruktur dan terpadu,” ujar Dzulfadli, Kamis, 19 Juni 2025.
Materi yang disajikan mencakup penguatan wawasan kebangsaan, etika birokrasi, pencegahan korupsi, serta upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Selain itu, peserta akan dibekali pengetahuan dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan desa serta tantangan terkini dalam pengelolaan pemerintahan desa.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan pelatihan teknis seperti PBB (Peraturan Baris-Berbaris), keterampilan public speaking, keprotokoleran, hingga pelatihan kekompakan. Muatan pengasuhan turut menjadi perhatian, dengan fokus pada disiplin, pengembangan spiritualitas, dan potensi diri.
Program ini diharapkan menjadi momentum pembaruan mental dan profesionalisme para kepala desa di tengah tantangan dinamika pemerintahan desa modern. Dengan pendekatan retret yang lebih reflektif dan menyeluruh, Pangkep berupaya melahirkan pemimpin desa yang bukan hanya cakap secara administratif, tetapi juga tangguh secara moral dan etis.(awi/*)






