POLMAN, — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pergeseran sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran dan tingginya tuntutan masyarakat.
Bupati Polewali Mandar Samsul Mahmud menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan telah dilaksanakan secara transparan dan objektif melalui tahapan seleksi, tes, dan wawancara yang disaksikan langsung oleh Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah.
Ia memastikan tidak ada intervensi dalam proses tersebut dan hasilnya merupakan keputusan bersama berdasarkan kompetensi dan kinerja.
Menurut Aji Assul sapaan akrab Bupati, pejabat yang dilantik dinilai memiliki integritas, konsistensi, serta tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada jabatan yang lebih rendah atau lebih tinggi di lingkungan eselon II, karena seluruh posisi memiliki peran strategis dan tanggung jawab masing-masing.
Bupati menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar-OPD dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai oleh satu perangkat daerah saja, melainkan membutuhkan kerja bersama. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan bersifat dinamis dan akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan.
Namun dalam rotasi itu menyisakan delapan jabatan Tinggi Pratama yang lowong sehingga untuk mengefektifkan pelayanan di OPD tersebut berjalan, maka jabatan tersebut akan di isi Pelaksana tugas (Plt),delapan jabatan yang kosong itu adalah Dinas Pendidikan,Dinas Sosial, Badan Keuangan (Bakeu), Inspektorat, DLHK, Bapenda,BKPP, dan direktur RSUD Hajja Andi Depu.
Plt,BKPP Polman Sarianto mengatakan jabatan yang masih lowong nanti itu akan di isi oleh pelaksana tugas, namun untuk mengefektifkan pelayanan di OPD tersebut maka harus diisi dengan Plt.”Jabatan yang lowong nanti itu akan dilelang dalam dekat sehingga untuk sementara di isi oleh pelaksana tugas,”ucap Sarianto
Dalam pelantikan tersebut, beberapa pejabat mengalami pergeseran jabatan. diantaranya A. Mahdiana Djabar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diangkat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Polewali Mandar. Mujahidin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.
Sementara itu, I Nengah Tri Sumadana yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
Muhammad Akbar yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan bergeser menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Polewali Mandar. Sementara Aslinda Mariani yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD ditetapkan sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Selanjutnya, Sri Harni yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana diangkat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat. Aco Musaddad yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan.
Pada jabatan kepala badan, Budi Utomo Abdullah yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD diangkat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah. Sementara Andi Chandra Sigit yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Usaha Kecil Menengah dilantik sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Di jajaran kepala dinas, Agusnia Hasan Sulur yang sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat diangkat sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah. Muhammad Nawir yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Andi Himawan Jasin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penelitian dan Perencanaan Pembangunan Daerah dipercaya sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian. Alimuddin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah diangkat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Sementara itu, Andi Afandi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan bergeser menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan. Moh. Jumadil yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dilantik sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan.
Azwar Jasin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial dipercaya sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Ahmad Kilang tetap pada jabatannya sebagai Kepala Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan.
Adapun dr. Mustaman yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan bergeser menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Sementara jabatan Kepala Dinas Kesehatan kini diemban oleh Anita yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Hj. Andi Depu Polewali.
Sementara, Hj. Asliah Rahim tetap di percaya menjabat Kepala Badan Kesbangpol, tak hanya itu, Arifin Halim juga tetap dipercaya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Husain Ismail tetap menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Polewali Mandar.
Melalui penyegaran birokrasi ini, pemerintah daerah berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara perangkat daerah, peningkatan kinerja birokrasi, serta pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif bagi masyarakat Polewali Mandar.(*)






