PASMI di Bontosunggu: Politik Peduli, Bukan Sekadar Janji

Aksi perbaikan jalan

PANGKEP– Kader PSI Sulsel, Muhammad Akram, dengan tagline PASMI (Pro Akram Sejati) kembali mencuri perhatian lewat terobosan kepedulian sosial.

Bukan sekadar menyalurkan bantuan, Akram memilih turun langsung ke lapangan dengan menggelar bakti sosial berupa perbaikan jalan kampung di wilayah Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Ahad, 29 Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Jalan rusak yang selama ini dikeluhkan warga menjadi fokus utamanya. “Ini kerja-kerja sosial, bukan untuk mencari nama. Tetapi kepedulian,” tegas Akram.

Ia menambahkan, meski perbaikan yang dilakukan baru sebatas menutup lubang jalan, langkah kecil ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang setiap hari melewati jalur tersebut.

Dari pantauan, pengawasan kegiatan sepenuhnya dilakukan sejumlah tokoh masyarakat yang mengenakan baju bertuliskan PASMI PSI.

Aksi tersebut berlangsung di Kampung Bontosunggu, Kelurahan Borimasunggu, Kecamatan Labakkang, Pangkep, dan dipimpin langsung oleh H. Tajuddin.

H. Tajuddin mengaku aksi spontan dari PASMI ini memberikan warna baru bagi masyarakat. “Gerakan seperti ini membuat warga merasa diperhatikan. Politik tidak harus menunggu kursi, tapi bisa hadir lewat kerja nyata,” ujarnya.

Masyarakat pun memberikan apresiasi. Sejumlah warga menyebut langkah ini sebagai bentuk kepedulian yang jarang dilakukan oleh kader partai, apalagi PSI yang belum memiliki kursi di DPRD Pangkep.

“Kami bangga ada anak muda yang berani turun tangan. Meski belum duduk di DPRD, tim PASMI sudah menunjukkan kerja nyata. Jalan ini setiap hari kami lalui, jadi kami sangat terbantu,” ungkap salah seorang warga.

Akram menilai, aksi sederhana ini sekaligus menjadi kritik halus terhadap lambannya perhatian pemerintah daerah.

“Sebagai kader PSI, tentu kita prihatin di tengah ketidaktahuan daerah dalam memperbaiki jalan. Kepedulian harus dimulai dari hal sederhana, karena rakyat butuh bukti, bukan janji,” ujarnya.

Warga menilai kehadiran tokoh muda seperti Akram memberi energi baru bagi politik yang lebih membumi politik yang hadir lewat kerja nyata, bukan sekadar retorika.(*)

Pos terkait