PAREPARE — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Ismail Bachtiar, menyoroti kondisi Kota Parepare yang menurutnya perlu ditangani lebih serius, khususnya soal kebersihan. Hal itu ia sampaikan saat berbincang di Warkop 588, Kamis, 2 April 2026.
Ismail menegaskan, generasi muda Parepare harus mampu menjaga kota agar lebih bersih dibanding masa sebelumnya. “Anak muda harus jauh lebih bersih dari ini. Tinggal memastikan saja supaya lebih baik ketimbang saat dihandle pendahulu. Saya sering menyampaikan itu ke walikota kanda,” ujarnya.
Ia pun menyoroti kondisi sepanjang kawasan Mattirotasi, khususnya pesisir pantai yang terlihat kumuh. Menurutnya, jika kawasan itu ingin dijadikan taman wisata, maka lapak-lapak kumuh tidak boleh lagi dibiarkan. “Harusnya kalau mau jadi taman wisata, tak usah ada lapak-lapak kumuh yang terlihat,” tegasnya. Ia menambahkan, wajah pantai Parepare harus ditata agar menjadi ruang publik yang nyaman, bersih, dan menarik bagi wisatawan maupun warga lokal.
Selain kebersihan, Ismail juga menyinggung persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, potensi besar Parepare belum tergarap maksimal, salah satunya pelabuhan yang ada di kota tersebut. “Ada pelabuhan besar di sini, tapi distribusinya belum optimal,” kata Ismail.
Ia mengaku menerima banyak catatan dan keluhan masyarakat terkait partisipasi publik serta pelayanan pemerintah. Namun, ia menekankan perlunya validasi sebelum semua laporan dipublikasikan. “Banyak cerita masuk ke saya, tapi harus dicek dulu di lapangan agar tidak salah langkah,” jelasnya.
Ismail menambahkan, dirinya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk tokoh masyarakat dan pejabat untuk memastikan aspirasi warga Parepare benar‑benar ditindaklanjuti. (*)






