POLMAN,–, Guna mengantisipasi ancaman luapan air dan penyumbatan lingkungan yang kronis, UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kembali melanjutkan aksi kemanusiaan di sektor publik.
Memasuki hari kedua pelaksanaan operasional, pada Selasa (23/6/2026), fokus pasukan diarahkan penuh untuk menormalisasi saluran pembuangan utama yang tersumbat di sepanjang Jalan Poros Provinsi Muh. Yamin, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali.
Operasi lanjutan ini merupakan estafet kerja yang sebelumnya telah diinisiasi sejak Senin kemarin oleh Regu A.
Pada hari kedua ini, giliran personel taktis dari Regu B yang diterjunkan langsung ke lapangan sejak pukul 11.00 WITA. Petugas menyisir dan melakukan pembersihan drainase buntu dengan target bentangan saluran mencapai 250 meter yang pengerjaannya digenjot secara berkala hingga petang hari pukul 16.00.
Sumbatan berupa endapan lumpur pekat, material tanah, serta tumpukan sampah domestik yang mengeras di dasar drainase menjadi tantangan utama di lokasi.
Untuk mengatasinya, armada pemadam kebakaran kembali dioperasikan guna menyuplai air bertekanan tinggi (flushing) ke dalam lorong-lorong drainase yang sulit dijangkau secara manual, guna mengurai sedimentasi padat agar aliran air kembali lancar menuju pembuangan akhir.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, S.IP., M.M., memberikan penegasan terkait alasan di balik pengerjaan maraton yang harus memakan waktu hingga dua hari berturut-turut ini.
“Mengapa operasi ini berlanjut sampai hari kedua dari pagi hingga petang? Karena sedimentasi lumpur padat dan sumbatan di sepanjang 250 meter Jalan Muh. Yamin ini sudah sangat tebal dan mengeras. Jika tidak kita urai total dengan semprotan tekanan tinggi armada Damkar, kawasan Pekkabata ini berisiko besar mengalami genangan parah saat curah hujan tinggi naik. Anggota Regu B hari ini kami minta memastikan seluruh jalur aliran sepanjang seperempat kilometer tersebut benar-benar bersih dan berfungsi normal kembali,” terang Imran, S.IP., M.M.
Berkat kerja keras, ketelatenan, dan dedikasi personel Regu B di lapangan yang terus berjibaku di bawah terik matahari hingga menjelang petang, penyemprotan massal sisa-sisa sumbatan berhasil dikendalikan secara total.
Aliran air pada drainase tersebut kini dilaporkan sudah mulai mengalir secara perlahan dan normal.
Selain berfokus pada agenda drainase utama pada hari kedua ini, berikut adalah rangkuman utuh lini pergerakan tugas taktis kedinasan Damkar Polman dalam kurun waktu 24 jam terakhir, termasuk aksi penyelamatan (rescue) unik pada hari sebelumnya :
Senin, 22 Juni 2026 pukul 12.30 WITA, Regu A (Induk) melakukan misi Penyelamatan (Rescue) Mobil Terkunci (Buka Paksa Non-Destruktif) di D’Classic Homestay, Jl. Tamajarra, Kel. Pekkabata menggunakan Kawat penarik mekanis sela kaca (Tanpa Merusak, proses selesai (Aman & Lancar)
Senin, 22 Juni 2026 pukul 17.00 WITA, Regu A (Induk) memberi bantuan penyemprotan Drainase Buntu (Hari Ke-1) di Jl. Muh. Yamin, Kel. Pekkabata, Kec. Polewali menggunakan Pompa Tekanan Tinggi Armada Damkar
Selasa, 23 Juni 2026 pukul 11.00 s.d Petang pukul 16.00 Regu B (Induk) melanjutkan bantuan penyemprotan Drainase Sepanjang 250 M (Hari Ke-2) di Jl. Muh. Yamin, Kel. Pekkabata, Kec. Polewali, penyemprotan total & penguraian lumpur padat selesai dan aman.(*)






