KILASSULAWESI.COM, PAREPARE– Jumlah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini akan menuntut pula sarana prasana antara lain adalah pengembangan sarana ibadah. Kondisi musala yang masih warisan PGAN saat ini sudah sangat tidak mamadai untuk keperluan salat berjamaah bagi seluruh siswa di madrasah.
Dengan demikian pengembangan bangunan musala Al Hikmah MAN 2 ini sudah merupakan kebutuhan yang mendesak untuk peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah ini.
Kini sarana ibadah musala Al Hikmah tersebut atas inisiasi oleh warga dan alumni PGAN-MAN 2 Kota Parepare bersama komite dan warga madrasah serta masyarakat lainnya, akan dimulai pembangunan perluasan dan pengembangannya yang direncanakan berlantai dua.
Secara simbolis peletakan batu pertamanya dilaksanakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare H. Abdul Gaffar, Jumat 26 Juni, pagi tadi. Acara peletakan batu pertama tersebut didampingi oleh Kepala MAN 2 Kota Parepare Dra. Hj. Martina, M.A., Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Drs.H. Muhammad Amin, M.A. serta kepala seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Dr.Muhammad Idris Usman, M.A., juga hadir ketua komite madrasah Drs. H. Zainal Arifin, MA. serta para guru-guru dan staf MAN 2 Kota Parepare.
Kakan Kemenag Kota Parepare dalam sambutan singkatnya sesaat sebelum acara peletakan batu pertama menyampaikan rasa syukur dan harapannya. “Kami mengapresiasi dengan baik atas pelakasanaan pembangunan perluasan dan pengembangan musala MAN 2 Kota Parepare ini yang diinisasi oleh para alumni dan warga MAN 2 Kota Parepare. Semoga ini dapat berjalan dengan lancar untuk itu diharapkan kepada kita semua untuk ikut membantu pelaksanaan pembangunannya, dan biasanya kalau pembangunan rumah Allah itu tidak memakan terlalu terlalu lama. Untuk itu dibutuhkan kreativitas pengelola untuk mencari dana, apalagi perencanaan bangunannya termasuk besar sehingga membutuhkan dana yang tidak sedikit,”katanya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Parepare Hj. Martina dalam laporan singkatnya menyampaikan, inisiatif pelaksanaan pembangunan perluasan musala ini adalah dari para alumni yang setiap tahun melaksanakan reuni dengan mengumpulkan donasi sehingga terkumpul dana awal yang dapat digunakan untuk memulai pembangunannya. Dan rencana gambar besteknya dibuat oleh salah seorang alumni yang direncanakan berlantai dua karena lahannya terbatas. Lebih lanjut, kata Hj. Martina, karena pengembangan perluasan banguan Musallah ini tidak dapat dialokasikan dalam anggaran APBN madrasah maka diharapkan bantuan sumbangan dari semua masyarakat termasuk stakeholder MAN 2 Kota Parepare, serta para alumni lainnya. Dan kepada pihak yang telah memberikan sumbangan semoga dapat menjadi amal jariyah.
Dari perencanaan pihak pengelola untuk lantai satu akan dimamfaatkan sebagai ruang kesiswaan sementara lantai dua digunakan sebagai ruang ibadah dan akan memungkinkan untuk dapat dilagunakan salat jumat yang jamaahnya terbuka dari luar kompleks madrasah, maka akan berubah satus menjadi Masjid Al Hikmah MAN 2 Kota Parepare.(*/ade)






