Hiswana Migas Parepare Siap Redam Isu Pertamina di Buka Puasa Bersama

Ketua DPC II Hiswana Migas Parepare, H Ibrahim Mukhti, bersama Sekretaris H Agang Sattung

PAREPARE– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) II Hiswana Migas Parepare akan menggelar acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan sosialisasi terkait isu-isu terkini yang berkembang di masyarakat mengenai PT Pertamina.

Acara ini akan berlangsung di Mini Soccer Titik Kumpul, Jalan Petta, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, pada Ahad, 9 Maret 2025.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini akan dihadiri oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, serta unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) terkait dan perwakilan dari sektor perbankan.

Selain itu, ratusan anak panti asuhan juga turut diundang sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial. Ketua DPC II Hiswana Migas Parepare, H Ibrahim Mukhti, bersama Sekretaris H Agang Sattung, mengonfirmasi pelaksanaan acara ini.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi wadah untuk mendiskusikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat,” ujar H Ibrahim Mukhti.

Salah satu isu yang akan menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah kemarahan publik yang tak kunjung surut meskipun PT Pertamina telah berulang kali menyatakan bahwa Pertamax telah memenuhi standar Kementerian ESDM.

Dugaan adanya korupsi dalam tata kelola minyak, seperti ‘mengoplos’ bensin RON 90 untuk menghasilkan Pertamax (RON 92), menjadi sorotan utama masyarakat. “Disinilah Hiswana Migas harus tampil,” tegas H Ibrahim Mukhti.

H Agang Sattung menambahkan bahwa sebagai bagian dari PT Pertamina, Hiswana Migas memiliki tanggung jawab untuk membantu menyampaikan dan menjelaskan keresahan yang dirasakan masyarakat.

“Kami ingin menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan Pertamina, sehingga isu-isu yang ada dapat dikelola dengan baik,” jelasnya.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, sekaligus mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan.(*)

Pos terkait