POLMAN,– Libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah momentum masyarakat memanfaatkan waktu untuk berwisata dan berlibur bersama keluarga setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa, beberapa tempat wisata favorit pun menjadi alternatif berkumpul bersama keluarga untuk menghilangkan rasa lelah.
salah satunya tempat wisata yang tiap tahun menjadi favorit yakni wisata yang ada di Desa Batetangnga kecamatan Binuang kabupaten Polman, Provinsi Sulbar.Wisata di Desa Batetangnga banyak pilihan yang semua nya dapat memanjakan mata pengunjung dengan destinasi wisata alamnya.
Namun sayang sekali dengan niat dari rumah hendak bersantai dan bergembira di tempat wisata,terpaksa harus berkutat dijalan lantaran terjebak macet akibat adanya jalanan dijadikan lahan parkir yang seharusnya jalan itu harus steril karena jalan tersebut merupakan satu satunya akses menuju ketempat wisata di Batetangnga.
Dari Pantauan kamis 3 April 2025 jalanan menuju ketempat wisata tersebut terjadi kemacetan sekira 5 Km,baik pengunjung maupun warga setempat yang hendak ke kebun harus jalan pelan-pelan agar dapat keluar dari kemacetan.
Salah satu warga yang hendak menuju wisata di Dusun Biru mengeluhkan kondisi seperti ini mereka kecewa karena tidak teratur nya parkiran kendaraan roda empat dan pinggiran jalan dijadikan lahan parkir yang seharusnya tidak boleh.
“Bagaimana tidak macet mobil pengunjung wisata terparkir memanjang di jalan ini yang mengakibatkan akses jalan terganggu,pengguna jalan baik yang mau berwisata maupun warga yang hendak ke kebunnya itu terganggu karna lokasinya berada di titik macet”, ungkap salah satu pengunjung.
Untuk menjaga kenyamanan perjalanan pengunjung dan warga setempat, warga berharap petugas keamanan dan ketertiban lalu lintas Polres Polman dapat membantu menertibkan parkiran pengendara untuk memarkir kendaraan pada area parkir dalam lokasi wisata,dan bukan di jalan umum.
“Kalau mau aman dan tidak macet pengunjung harus parkir di lokasi area parkir yang tersedia di masing-masing tempat wisata apalagi kemacetan seperti ini sering terjadi pada saat libur panjang hari raya dan di musim buah-buahan, hal ini sangat mengganggu pengguna jalan”, ucap warga lainnya.(*)






