PAREPARE– Ketua Pemuda Pancasila Kota Parepare, Fadly Agus Mante, menyorot keras menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan di bulan Ramadan. Dalam status resminya, Fadly menyebut menu yang disajikan di MAN 2 Kota Parepare, Sulawesi Selatan berisi abon, agar-agar, telur, kurma, dan kripik tempe sebagai “tak masuk akal.”
“Bapak Presiden Prabowo, Bapak Sufmi Dasco, tolong dievaluasi SPPG yang sediakan menu seperti ini. Bagaimana anak bangsa kita mau cerdas dan tangguh kalau asupan makanannya seperti ini,” tegas Fadly, Senin 23 Februari 2026.
Puluhan Ribu Penerima, Menu Kering di Ramadan
Sebelumnya, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Parepare kembali menyalurkan MBG kepada puluhan ribu peserta didik dan tenaga pendidik.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Parepare, Bagus Triantoro, menjelaskan bahwa menu MBG selama Ramadan memang berupa menu kering, sementara penerima manfaat kategori B3 tetap mendapat menu basah.
Bagus menambahkan, distribusi dilakukan dengan dua pola pengantaran harian atau paket rapelan maksimal tiga hari sekali. Hingga 23 Februari 2026, tercatat 14 unit SPPG sudah beroperasi, mencakup 207 sekolah dengan total penerima manfaat 30.367 orang.
Meski angka distribusi terlihat masif, kritik publik justru menguat pada kualitas menu. Fadly menilai, menu kering yang disajikan jauh dari standar gizi yang bisa membentuk generasi cerdas dan tangguh.
Sorotan ini membuka pertanyaan besar, apakah program MBG benar-benar menjawab kebutuhan gizi anak bangsa, atau sekadar formalitas distribusi tanpa memperhatikan kualitas isi paket?.(*)






