PAREPARE – Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung arus balik H+4 Lebaran di Pelabuhan Nusantara Parepare. Kehadiran mereka disambut Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, serta Kepala KSOP Kelas III Parepare, Shaiful Horry.
Dalam pemantauan tersebut, Hermanto bersama rombongan naik ke salah satu kapal tujuan Balikpapan. Ia menyampaikan bahwa kondisi cuaca aman dan jumlah penumpang masih relatif normal, sekitar 312 orang.
“Alhamdulillah, penumpang merasa nyaman berangkat dari Pelabuhan Nusantara Parepare. Mereka menilai pelabuhan ini cukup aman dan kondusif,” ujar Hermanto. Ia juga menekankan pentingnya edukasi keselamatan bagi penumpang.
Kepala KSOP Parepare, Shaiful Horry, menambahkan bahwa arus balik kali ini relatif tinggi dengan perkiraan mencapai 5.000 penumpang. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu, 28 Maret, dengan jumlah penumpang bisa mencapai 6.000–7.000 orang.
“Kami memastikan tidak ada kapal yang berangkat melebihi kapasitas. Sistem tiket online juga membantu mengontrol jumlah penumpang,” jelasnya.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, menuturkan bahwa kepadatan memang terjadi saat puncak arus, namun masih bisa terurai dengan pengaturan gate keluar.
“Alhamdulillah, meski padat, antrean masih berjalan tertib dan manusiawi,” katanya.
Sementara itu, Branch Manager PT Jembatan Nusantara, Sofyan Nurdin, melaporkan bahwa KM Swarna Bahtera mengangkut sekitar 315 penumpang dan pengemudi dengan tujuan Balikpapan. Ia menegaskan fasilitas kapal, termasuk AC dan CCTV, sudah berfungsi baik.
“Penumpang merasa nyaman, meski sebagian memilih berada di luar dek untuk menikmati suasana,” ujar pria yang akrab disapa Om Sony.
Empat kapal motor hari ini akan berangkat dari Pelabuhan Nusantara yakni, KM Swarna Bahtera tujuan Balikpapan, KM Pantokrator tujuan Nunukan, KM Prince Soya tujuan Samarinda dan KM Cataliya Ekspresi tujuan Bontang.(*)






