BULUKUMBA– Hakuna Matata Resort, Sabtu, 13 Juni 2026 menjadi saksi sejarah tanpa suara sumbang, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan periode 2026–2031. Dukungan bulat ini menegaskan betapa solidnya kepercayaan dunia usaha Sulsel terhadap kapasitas dan rekam jejak AIA dalam menakhodai organisasi bisnis terbesar di daerah ini.
Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII KADIN Sulsel kali ini mengusung tema “Sinergi untuk Kemajuan Ekonomi Daerah”, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dari pengusaha, pemerintah, akademisi, hingga komunitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Usai penetapan, AIA menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas amanah yang diberikan. “Amanah ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi kemajuan dunia usaha dan perekonomian Sulawesi Selatan,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI tersebut.
Ia menegaskan KADIN Sulsel di bawah kepemimpinannya akan menjadi organisasi terbuka, adaptif, dan menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh pelaku usaha. AIA menekankan peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.
Fokusnya:
– Penguatan investasi
– Perluasan lapangan kerja
– Peningkatan kesejahteraan masyarakat
Menurutnya, Sulsel memiliki potensi besar di sektor perdagangan, industri, pertanian, perikanan, pariwisata, energi, hingga ekonomi kreatif. Semua harus dikelola optimal melalui sinergi antar pemangku kepentingan.
Seruan Kebersamaan
AIA mengajak pengurus KADIN kabupaten/kota, asosiasi usaha, dan pelaku bisnis untuk memperkuat persatuan. “Tidak ada lagi sekat-sekat, yang ada adalah semangat bersama untuk memajukan Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Terpilihnya AIA secara aklamasi disambut positif peserta Musprov. Harapannya, kepemimpinan baru ini mampu memperkuat posisi KADIN sebagai rumah besar dunia usaha yang profesional, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha.
Dengan semangat “Sinergi untuk Kemajuan Ekonomi Daerah”, KADIN Sulsel di bawah komando AIA diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi, memperkuat iklim investasi, dan mendorong pertumbuhan inklusif selama lima tahun ke depan.






