POLMAN,— Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (PerindagkopUKM) Kabupaten Polewali Mandar, Dr. Hj. Agusnia Hasan Sulur, S.P., M.Si., melakukan pertemuan dan diskusi bersama SBM Gas Pertamina guna memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan penyaluran serta distribusi LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Polewali Mandar.
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis dan inovatif untuk meningkatkan efektivitas distribusi LPG bersubsidi agar dapat tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat subsidi. Selain itu, kedua pihak juga melakukan evaluasi terhadap kondisi distribusi LPG 3 Kg di lapangan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi serta upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok dan kelancaran pasokan di seluruh wilayah Polewali Mandar.
Dalam kesempatan tersebut, Kadis PerindagkopUKM menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Pertamina merupakan faktor penting dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. Menurutnya, sinergi yang berkelanjutan akan mendorong terciptanya sistem distribusi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
“Koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan Pertamina sangat diperlukan untuk memastikan LPG bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Dengan sinergi yang kuat, berbagai kendala di lapangan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama,” ujarnya.
Selain membahas distribusi LPG 3 Kg, pertemuan tersebut juga menyoroti Program “Ayo Beralih” yang diinisiasi oleh Pertamina. Program ini bertujuan mendorong masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian penting dalam mendukung kebijakan subsidi tepat sasaran sehingga LPG 3 Kg dapat lebih difokuskan kepada masyarakat kurang mampu, pelaku usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran yang berhak menerima subsidi pemerintah.
Melalui diskusi yang berlangsung secara konstruktif, DisperindagkopUKM Polewali Mandar dan Pertamina sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan pengawasan distribusi, serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan LPG sesuai dengan peruntukannya. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi energi, menjaga stabilitas pasokan LPG bersubsidi, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik di sektor energi dan perdagangan. Sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta memperkuat ketahanan energi masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar.
(Humas Perindagkop)






