PAN Sulsel Mulai Muscab Serentak, Maros Ditarget Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Muscab DPC PAN se Kabupaten Maros

MAROS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan, memulai rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di seluruh kabupaten/kota, sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Kabupaten Maros menjadi salah satu daerah yang menggelar Muscab tersebut.

Bacaan Lainnya

Kegiatan bertajuk Musyawarah Cabang DPC PAN se-Kabupaten Maros dipusatkan di Lapangan Taman Kota Maros, Kecamatan Turikale, Sabtu (27/6/2026) malam.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi, Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam, Ketua DPC PAN Maros Muhammad Gemilang Pagessa, jajaran pengurus, kader, serta tamu undangan.

Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi, mengatakan Muscab serentak menjadi penanda kesiapan seluruh struktur partai untuk memperkuat kerja-kerja politik hingga ke tingkat akar rumput.

Melalui musyawarah tersebut, kepengurusan PAN di tingkat kecamatan di Kabupaten Maros juga resmi dikukuhkan.

“Prosesi pengukuhan ini menjadi momentum mempererat soliditas internal sekaligus memperkuat koordinasi antarstruktur partai agar mampu menjalankan roda organisasi sesuai kebijakan partai,” kata Ashabul.

Dalam sambutannya, Ashabul menyebut DPC PAN Maros sebagai salah satu yang paling berprestasi di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, selama tiga periode terakhir, perolehan kursi PAN di DPRD Maros belum pernah dilampaui oleh DPD PAN kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan.

“Maros ini modal dasar untuk berkontribusi ke tingkat nasional. Target kita pada Pemilu 2029, PAN bisa masuk tiga besar secara nasional,” ujarnya.

Ia juga memberikan target khusus kepada Ketua DPC PAN Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

“Saya optimistis PAN di Maros tetap terjaga. Minimal bisa bertambah dari 12 menjadi 16 kursi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Sulsel, Chaidir Syam, mengatakan Muscab di Maros merupakan pelaksanaan yang kelima setelah Kabupaten Sinjai, Bulukumba, Kota Parepare, dan Kabupaten Pangkep.

Menurut Chaidir, seluruh kepengurusan DPC PAN di 14 kecamatan di Kabupaten Maros kini telah terbentuk sehingga struktur partai siap menjalankan agenda konsolidasi hingga tingkat bawah.

“Alhamdulillah seluruh DPC di Maros sudah dikukuhkan. Mudah-mudahan ini melahirkan gerakan akselerasi yang dapat membantu pembangunan daerah sekaligus meningkatkan perolehan kursi PAN pada Pemilu 2029,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua DPC PAN Maros Muhammad Gemilang Pagessa memasang target yang lebih ambisius. Ia menargetkan PAN Maros mampu menggandakan perolehan kursi DPRD, dari 12 kursi menjadi 24 kursi pada Pemilu 2029.

“Kalau 2019 kita memperoleh enam kursi lalu 2024 naik menjadi 12 kursi atau 100 persen, maka 2029 kita targetkan kembali naik 100 persen menjadi 24 kursi. Itu bukan tidak mungkin kalau seluruh kader bekerja keras membangun sistem, jaringan, dan relawan hingga tingkat ranting,” tegas Gemilang.

DPW PAN Sulawesi Selatan menargetkan seluruh pelaksanaan Muscab di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dapat rampung pada Juli hingga Agustus 2026.

Penyelesaian Muscab tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai dalam menghadapi Pemilu 2029.

Pos terkait