KILASSULAWESI.COM, PAREPARE– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus melakukan normalisasi drainase atau saluran air. Kali ini, pengerukan drainase dipusatkan di RW Palapa, Jalan Kebun Sayur, Kecamatan Soreang. Sebanyak 20 petugas diterjunkan melakukan pengerukan sedimentasi selama dua hari di lokasi itu, yakni Sabtu-Minggu, 18-19 Januari.
Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Parepare, Ardiansyah Arifuddin memimpin pengerukan tersebut. “Kita fokus dulu sama sedimentasinya sebagai upaya mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan,” kata Ardiansyah.
Menurutnya, normalisasi drainase dengan pengerukan tersebut juga menindak lanjuti aspirasi warga sekitar. “Setelah kita on the spot bersama anggota DPRD, Andi Fudail dan warga. Ini tindak lanjutnya, ada 20 petugas kita turunkan melakukan pengerukan,” ujarnya.
Kemudian, dia juga mengimbau kepada masyarakat, untuk semakin meningkatkan kesadaran maupun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Pihaknya tak lelah seringkali mendengungkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan di saluran air atau drainase. “Selama ini, saat operasi normalisasi, kebanyakan memang adalah sampah rumah tangga, pampers, kasur, kayu dan material lain, dan botol plastik air mineral,” katanya.
Dia juga menitipkan pesan terhadap masyarakat, agar setiap kali melakukan kerja bakti, agar tidak melupakan kondisi saluran drainase. Menurutnya, selama ini, masyarakat justru hanya memperhatikan kebersihan jalan saja. “Jangan sampai melupakan kebersihan drainase setiap kerja bakti. Kadang yang dibersihkan hanya yang atas saja, bawah jarang dilihat, padahal itu juga penting,” imbau mantan Lurah Lapadde ini.
Sementara itu, anggota DPRD Parepare, Andi Fudail mengapresiasi langkah cepat dilakukan DLH menindaklanjuti aspirasi warga sekitar. “Kita apresiasi kerja-kerja pemerintah melakukan normalisasi drainase di wilayah itu,” singkatnya. (sar)






