BST Disalurkan di Polman, Kadis Sosial: Tahap Pertama Sasar 5.229 Orang

KILASSULAWESI.COM, POLMAN — Dinas Sosial (Dinsos) bersama dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan petugas PT Pos menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos ke masyarakat yang terdampak Covid-19 sebesar Rp600 ribu untuk tahap pertama.

Penyaluran BST melalui petugas PT Pos ini dilakukan dengan cara mengantar langsung ke rumah warga. Dalam penyaluran ini,  petugas PT Pos didampingi oleh Lurah atau Kepala Desa, Pendamping Sosial,TKSK dan juga Anggota DPD RI Asal Sulbar Ajbar Abdul Kadir.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Sosial Yusuf Majid mengatakan, untuk Kabupaten Polman bantuan BST yang kita terima dari Kemensos sesuai dengan data non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial( DTKS) sebanyak 11.529, namun yang datang untuk tahap pertama ini sebesar 5.229 orang.

“Sebenarnya data yang kita kirim ke Kemensos yakni data DTKS, namun karna data ini banyak tidak valid karena NIK warga banyak yang bermasalah sehingga yang kita kirim itu data Non DTKS maka datanglah data sebesar 11 ribu lebih,”ujar Yusuf, Minggu 17 Mei 2020.

Yusuf menjelaskan, untuk penerima bantuan sosial tunai ini merupakan bantuan ke warga yang terdampak akibat dari mewabahnya virus korona. Sehingga Kemensos mengeluarkan kebijakan untuk memberikan stimulus ke warga yang kehilangan mata pencaharian, dan data yang kita kirim itu diambil dari pendataan yang dilakukan oleh aparat Kelurahan/Desa Setempat sebab mereka yang lebih tahu kondisi masyarakatnya.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Polewali, Abdul Karim yang wilayahnya dilakukan penyaluran mengaku data yang dikirim itu lebih banyak dari yang datang. Namun karena pusat yang menentukan semua sehingga yang datang untuk Kelurahan Polewali hanya sebesar 307 orang dan saat ini semua sudah dibagikan dan diantarkan ke rumah masing-masing. Hal itu dibenarkan pula salah satu petugas PT Pos,
Ridwan dimana dikatakannya, warga di Kelurahan Polewali yang diantarkan bantuannya itu sebanyak 307 orang dengan jumlah dana BST sebesar Rp 64 juta lebih
dan sudah merupakan pembagian yang ketiga kalinya.(win)

Pos terkait