Sigap, Babinsa Kodim 1402/Polman Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Perkebunan Warga

POLMAN,KILASSULAWESI,- Babinsa Koramil 1402-01/Polewali, Sertu Dinarto bersama Babinkamtibmas dan warga sigap membantu memadamkan api yang membakar lahan milik warga menggunakan alat sederhana.

Kebakaran lahan perkebunan kakao dan rambutan milik warga terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, di desa Mirring, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Sulawesi barat.

Kebakaran dipicu setelah salah satu warga membersihkan lahan dengan cara membakar dan angin kencang sehingga api merembet ke lahan perkebunan warga, Kata Babinsa Sertu Dinarto, Selasa (8/08/2023).

“Saya sudah mengimbau kepada warga agar tetap berhati hati dan tetap waspada dikhawatirkan api kembali menyala karena angin cukup kencang, kata Babinsa.

Sebelumnya, Dandim 1402/Polman Letkol Czi Sabar Chandra Gufta Panjaitan, S.Sos sudah menekankan kepada jajarannya, untuk mengimbau warga binaan agar mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan karena musim kemarau.

imbauan tersebut disampaikan Dandim saat melakukan kunjungan kerja di Koramil 1402-01/Polewali, Jum’at lalu (4/08).

Imbauan ini bukan tanpa alasan, karena wilayah Polman rentan timbulnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Walaupun upaya mencegah terjadinya Karhutla sudah dilakukan, hal ini merupakan prioritas dan harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Menurut Letkol Czi Sabar Panjaitan, saat ini musim kemarau sedang berlangsung dan sangat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Sehingga ini perlu diantisipasi sejak dini terutama wilayah pegunungan agar masyarakat diimbau tetap berhati-hati.

“Kebakaran hutan dan lahan ini dapat menimbulkan kerugian baik aspek sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan,” ungkap Lulusan Akmil 2003 Itu.

Ia meminta agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola kebun maupun lahan. Hal ini dilakukan agar terhindar dari bencana kebakaran, karena dampaknya multi efek, terutama kesehatan dan merugikan banyak pihak.

Lanjut dikatakan mantan Danyon Zipur 8 SMG itu, mengingatkan warga saat membuka lahan tak melakukan pembakaran. Karena dikuatirkan berpotensi jadi penyebab terjadinya Karhutla.

Ia juga berharap kepada para Babinsa jangan pernah bosan menyampaikan kepada masyarakat secara humanis tentang larangan membakar hutan dan lahan. Bagaimana mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkunga. Tandasnya (zik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *