Pengendalian Inflasi, Pemkot Parepare Galakan Tanam Cabai

PAREPARE, KILASSULAWESI–Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Pertanian Kelautan, dan Perikanan (PKP) berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan gencar melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi. Salah satunya, memaksimalkan pemanfaatan lahan untuk penanaman cabai.

Apalagi komoditi cabai memberikan andil inflasi daerah di Parepare. Kepala Dinas PKP Kota Parepare, Wildana mengatakan, pihaknya melakukan upaya mengendalikan inflasi. Salah satunya, melalui penanaman cabai.

Bacaan Lainnya

“Kami akan memantau ketersediaan komoditi cabai di pasaran. Apalagi, penanaman cabai ini, baru kita lakukan sebulan yang lalu. Sehingga panen itu diperkirakan menjelang lebaran,” katanya, Kamis, 7 Maret 2024.

Ia pun mengatakan, pihaknya pun akan memantau ketersediaan komoditi cabai di pasaran. “Kami juga terus berkoordinasi dengan kelompok binaan untuk memastikan ketersediaan cabai di pasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan yang dihubungi terpisah menjelaskan, inisiasi penanaman komoditi cabai dimulai sejak Januari 2024, dengan pembagian bibit sekitar 7.000 pohon.

Dia mengungkapkan, penanaman dilakukan di berbagai lahan, termasuk milik Dinas PKP, Brigif, lahan demplot DKP, kelurahan Galung Maloang, sekolah-sekolah, serta lahan pekarangan masyarakat umum.

“Kami telah membagikan bibit sebanyak kurang lebih 7.000 pohon untuk ditanam pada lahan Dinas PKP, Brigif, lahan demplot DKP sendiri, kelurahan galung maloang, sekolah-sekolah serta untuk masyarakat umum yang akan ditanam pada lahan pekarangan mereka sendiri,” ujarnya.

Dia menambahkan, Pemkot Parepare, melalui Bapak PJ Wali Kota, telah memerintahkan OPD terkait untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanaman yang kosong, baik milik pemerintah maupun masyarakat, agar dapat ditanami dengan komoditi pangan, khususnya cabai. “Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menekan laju inflasi,” tandasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *