Tak Cukup Bukti, Sentra Gakkumdu Hentikan Dugaan Politik Uang Ketua TKD Prabowo-Gibran di Parepare

Ketua TKD Prabowo-Gibran saat kegaiatan jalan santai satu putaran

PAREPARE, KILASSULAWESI–Dugaan kasus politik uang yang dialamtkan kepada Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kota Parepare, H Surianto akhirnya terhenti. Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menilai tidak cukup bukti untuk melanjutkan kasus tersebut.

“Berdasarkan hasil kajian terhadap dugaan politik uang saat kegiatan jalan santai, diputuskan kasus tersebut dihentikan,” ungkap Komisioner Bawaslu Parepare, Susilawati, Ahad, 3 Maret 2024, kemarin.

Bacaan Lainnya

Bawaslu memaparkan keputusan dihentikannya temuan tersebut berdasarkan kajian yang diputuskan secara bersama oleh tim Gakkumdu yang terdiri dari unsur kepolisian, kejaksaan dan Bawaslu. Status temuan kasus tersebut juga telah ditempel di papan pengumuman Bawaslu Parepare. ” Temuan diberhentikan berdasarkan pada rapat bersama di Sentra Gakkumdu,” paparnya.

Dalam surat pemberitahuan yang memutuskan nomor temuan 001/Reg/TM/PP/Kota/27.02/II/2024 dengan status dihentikan dengan tanda tangan persetujuan Ketua Bawaslu Parepare, Muhammad Zainal Asnun tertanggal 28 Februari. “Tertempel di papan pengumuman informasi hasil temuannya,” imbuhnya.

Wakil Ketua TKD Prabowo-Gibran Parepare, Arief Rahman mengakui telah mendapatkan kabar dihentikannya kasus dugaan politik uang Ketua TKD Prabowo-Gibran, Surianto tersebut. Dia mengaku menghargai keputusan tersebut dan membuktikan bahwa Surinto memang tidak berniat melakukan pelanggaran pemilu.

“Pak Surianto sudah sampaikan ke saya bahwa beliau telah mengetahui bahwa kasusnya dihentikan karena tidak cukup bukti. Kami menghargai keputusan Bawaslu dan Gakkumdu bahwa kasus terhadap Pak Surianto diproses secara profesional,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mempertegas bahwa membagikan uang saat acara jalan sehat satu putaran memang hanya spontanitas. Tidak ada niat melakukan politik uang.

“Seperti yang pernah disampaikan Pak Surianto, bahwa itu hanya spontanitas saja sebenarnya. Beliau suka bersedekah dan senang warga ramai yang datang saat acara itu,” paparnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *