JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menerima penghormatan istimewa dari Presiden Prabowo Subianto atas keberhasilannya dalam menjalankan berbagai program kerja. Dalam sebuah pertemuan kabinet, Mentan diminta berdiri di hadapan para menteri kabinet Merah Putih dan mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Presiden Prabowo menyebut Andi Amran Sulaiman sebagai menteri berprestasi yang telah berhasil mewujudkan program swasembada pangan. Presiden optimis bahwa cita-cita swasembada dapat tercapai tahun ini di bawah kepemimpinan Mentan.
“Saya minta Menteri Pertanian berdiri. Tepuk tangan. Kita harus mengakui prestasinya. Saya hormat karena saudara sekarang adalah pahlawan bangsa,” ujar Presiden Prabowo.
Selain Mentan, apresiasi juga diberikan kepada Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, atas kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Menanggapi penghormatan tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran Kementerian Pertanian yang terus mendampingi para petani Indonesia. Dengan rendah hati, ia mengaku hanya menjadi bagian kecil dari perjuangan besar yang dilakukan bersama.
“Penghormatan ini adalah buah dari kerja keras Bapak dan Ibu semua. Kami hanya bagian kecil dari Bapak dan Ibu,” ujar Mentan dalam arahannya kepada jajaran Kementan.
Mentan juga menegaskan bahwa apresiasi dari Presiden harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Ia mengajak seluruh jajaran untuk tetap semangat hingga swasembada pangan menjadi kenyataan.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras nasional pada Januari hingga April 2025 mencapai 13,95 juta ton, angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Produksi padi pada periode yang sama diperkirakan mencapai 24,22 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 26,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya.(*)






