Pemda Majene Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Untuk Kesepuluh Kalinya

Bupati Majene Andi Achmad Syukri saat menerima penghargaan dari wakil gubernur Sulbar Salim S. Mengga..

MAJENE –Pemerintah Kabupaten Majene kembali menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM, untuk kesepuluh kalinya. Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, dan Salim S. Mengga, di ruang Andi Depu Lt III Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, kemarin.

Penghargaan itu diterima langsung Bupati Majene Andi Achmad Syukri. Menurut Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele mengatakan, pemberian penghargaan penilaian peduli HAM ini akan menjadi atensi untuk terus bekerja dalam pemenuhan layanan hak-hak asasi manusia.

Bacaan Lainnya

“Sertifikat peduli HAM ini akan menambah spirit dan semangat untuk terus bekerja lebih maksimal lagi. Saya berharap, seluruh stakeholder pimpinan OPD Lingkup Pemkab Majene untuk senantiasa memberikan dukungan penuh dalam mengoptimalkan kinerja yang lebih baik lagi,” kata Bupati AST itu.

Sementara Fauzan, Kabag Hukum Setda Majene, penghargaan ini merupakan bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Majene telah berkomitmen untuk menjaga dan melindungi hak asasi manusia (HAM) di wilayahnya.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen Pemerintah Kabupaten Majene dalam menjaga dan melindungi HAM di wilayahnya,” ujar Fauzan.

Fauzan juga menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak hanya merupakan prestasi bagi Pemerintah Kabupaten Majene, tetapi juga merupakan bukti bahwa masyarakat Majene telah berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melindungi HAM.

“Kita harus terus menjaga dan melindungi HAM di wilayah kita, dan penghargaan ini merupakan bukti bahwa kita telah berkomitmen untuk melakukan hal tersebut,” ujar Fauzan.

Seperti diketahui Penghargaan Kabupaten Peduli HAM ini diberikan kepada sejumlah kabupaten yang telah berkomitmen untuk menjaga dan melindungi HAM di wilayahnya. Di Sulawesi Barat, hanya beberapa kabupaten yang menerima penghargaan ini, yaitu Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Pasangkayu, dan Kabupaten Polewali Mandar, sementara untuk Kabupaten Mamasa belum memenuhi kriteria untuk mendapatkan penghargaan. Sehidup perlu untuk melakukan pembenahan agar ke depannya bisa mendapatkan penghargaan serupa. (Ahp)

Pos terkait