JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam melaporkan praktik korupsi di berbagai lini pemerintahan. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa penghematan anggaran dan penggunaan uang negara secara tepat sasaran menjadi prioritas utama pemerintahannya.
“Saya akan berusaha sekeras tenaga agar setiap anggaran, setiap uang rakyat, uang negara harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat yang paling membutuhkan,” ujar Presiden Prabowo dengan penuh komitmen.
Presiden juga menyoroti pentingnya mencegah kebocoran anggaran dan memperkuat pengawasan di semua tingkat pemerintahan, mulai dari pusat hingga desa. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi praktik korupsi atau penyalahgunaan uang rakyat. “Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa harus bersih,” tambahnya.
Dalam upaya memberantas korupsi, Presiden Prabowo mengapresiasi keterlibatan masyarakat. Ia bahkan kerap menerima laporan langsung dari daerah-daerah terpencil. “Kadang-kadang capek juga, saya dari daerah terpencil langsung dilapori kepada Presiden. Langsung saya kirim tim untuk lihat persoalannya. Tidak apa-apa, ini teknologi bagus,” ungkapnya.
Presiden mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dugaan korupsi dengan merekam dan mengirimkan bukti secara langsung. “Kalau ada korupsi, langsung Anda video, Anda rekam saja, langsung kirim. Supaya orang jera. Kalau sudah uang rakyat, ya harus untuk rakyat,” tegasnya, Senin, 7 April 2025.
Dengan langkah ini, Presiden Prabowo berharap masyarakat dapat menjadi mitra aktif dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Teknologi, menurutnya, adalah alat yang ampuh untuk memastikan uang rakyat benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.(*)






