Polewali Mandar –, Bupati Polewali Mandar (H. Samsul Mahmud) melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Kepala Balai Besar Pendidikan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar Kementerian Ketenagakerjaan RI (DR. La Ode Haji Polondu, S.Pd, M.Pd).
Mou ini dilakukan dalam rangka peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan berbasis kompetensi, pelatihan peningkatan produktivitas, sertifikasi, pemberdayaan lulusan pelatihan, dan penyediaan instruktur pelatihan. Acara Tersebut dilaksanakan di Aula BBPVP Makassar Jl. Taman Makam Pahlawan No. 4, Makassar kamis 14 Mei 2025
Dalam penandatanganan itu Bupati Polewali Mandar didampingi oleh PJ. Sekretaris Daerah Polman H. Ahmad Saifuddin,Kadis Nakertrans M. Irdan Natsir kabag Pemerintahan Alrif dan
Analis Kebijakan Bagian Pemerintahan, Sitti Arfah.
Selain itu Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) ini juga turut hadir,.Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar,. Kabag. Umum BBPVP Makassar, Andi Mencen Ashar,Koordinator SDM dan Aparatur Setditjen. Binalavotas Kementerian Ketenagakerjaan, Hermanto, Koordinator Bidang Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Habibi
Dan Seluruh Staf BBPVP Makassar.
Kepala Balai Besar Pendidikan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar menyampaikan penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan tindaklanjut dari kunjungan kerja Kepala Balai Besar Pendidikan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar di Kabupaten Polewali Mandar pada Hari Jum’at, 2 Mei 2025, lalu yang diterima langsung oleh Bupati Polewali Mandar di ruang kerja Bupati Polewali Mandar.
Kepala Balai Besar menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan BBPVP dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja diantaranya peningkatan kualitas pelatihan, sertifikasi bagi peserta pelatihan, penyiapan tenaga kerja terampil, dan koordinasi penyiapan lapangan pekerjaan bagi lulusan pelatihan.
Dikesempatan itu Kepala Balai Besar meminta Kepada Bupati Polewali Mandar agar Kapolres, Dandim, Kajari sebagai forkopimda Kabupaten Polewali Mandar untuk dilibatkan dalam penyiapan lapangan kerja sebagai jaringan peluang penempatan kerja bagi alumni pelatihan, bukan cuma itu kepala balai juga meminta agar UPTD. Balai Latihan Kerja Polewali Mandar dapat menjadi binaan BBPVP Makassar, sehingga Kepala Dinas Tenaga Kerja Polewali Mandar diminta untuk mempersiapkan dokumen persyaratan untuk dibina oleh BBPVP Makassar.
Sementara itu Bupati Polman samsul Mahmud dalam sambutannya menyampaikan Polewali Mandar kurun waktu terakhir, jumlah angkatan kerja sudah sekitar 259 ribu, kemudian Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) masih di angka 76 persen, serta Tingkat Pengangguran Terbuka mencapai 8.000 orang lebih. Ini membuktikan bahwa serapan tenaga kerja di Kabupaten Polewali Mandar masih rendah.
Maka dari itu dalam rangka penciptaan sumber daya manusia yang kompeten, serta mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Polewali Mandar, maka perlu melakukan serangkaian upaya dengan meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat melalui kegiatan pelatihan berbasis kompetensi, pelatihan peningkatan produktivitas, dan pemberdayaan lulusan pelatihan itu sendiri.
“Ini sangat Penting dilakukan yakni peningkatan keterampilan kerja yang menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, serta peningkatan akses peluang kerja baik di dalam Kabupaten Polewali Mandar maupun diluar Kabupaten Polewali Mandar. Hal penting lainnya adalah networking atau jaringan dalam penciptaan peluang kerja karena mampu menjangkau lebih banyak orang yang mungkin dapat memberikan informasi, referensi, atau rekomendasi tentang peluang karir dan kesempatan kerja yang sesuai dengan minat, bakat, dan kualifikasi”terang Bupati Polman Samsul Mahmud
Dikesempatan itu Ketua DPD II Golkar Polman meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja Polman agar segera menindaklanjuti dokumen persyaratan agar UPTD. Balai Latihan Kerja Kabupaten Polewali Mandar dapat dibina oleh Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Makassar.(*)






