Pelindo Parepare Perkuat Transformasi Ekosistem Pelabuhan: Hijau, Inklusif, dan Digital

Branch Manager Pelindo Parepare, I Nengah Suryana Jendra

PAREPARE– PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare tak sekadar mengelola arus logistik, tetapi tengah membentuk lanskap baru pelabuhan sebagai simpul ekosistem hijau, inklusif, dan berbasis teknologi. Komitmen ini bukan hanya retorika, melainkan terwujud lewat program konkret yang menyentuh lingkungan, masyarakat, hingga pola layanan.

Branch Manager Pelindo Parepare, I Nengah Suryana Jendra, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan pelabuhan berkelanjutan. Salah satu upaya nyata tampak dalam program GEBRAK (Gerakan Bersih-Bersih Serentak) bersama Persatuan Istri Pelindo (PIP), yang secara rutin melakukan penanaman pohon dan bunga di sekitar area pelabuhan.

Bacaan Lainnya

“Memang hasil penghijauan belum terlalu tampak, tetapi fondasinya telah kita bangun. Kami ingin pelabuhan ini tumbuh seiring dengan lingkungan dan budaya sekitar,” ujarnya, Kamis, 19 Juli 2025.

Pelindo juga menggandeng pelaku UMKM untuk menjaga kebersihan di area usaha mereka di pelabuhan, menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama dan ladang pemberdayaan ekonomi lokal.

Transformasi tak berhenti di ekologi dan sosial. Di sisi pelayanan, Pelindo Parepare menginisiasi uji coba sistem pembayaran cashless bagi pengunjung dan pengantar yang ingin memasuki pelabuhan.

Digitalisasi pembayaran lewat e-money, ATM, dan QRIS bukan hanya menyederhanakan prosedur, tetapi juga mengurangi transaksi tunai di lapangan. “Praktis, lebih akuntabel, dan pegawai tidak lagi berinteraksi langsung dengan uang tunai. Ini mendukung transparansi,” jelas Suryana.

Masyarakat pun didorong memiliki kartu e-money, yang dapat dibeli di toko-toko termasuk Indomaret dan digunakan untuk transaksi umum seperti belanja hingga pembayaran tol. Sistem ini kompatibel dengan layanan dari empat bank nasional: BRI, BNI, Mandiri, dan BCA.

Langkah-langkah ini mempertegas transformasi Pelindo Parepare sebagai pelabuhan masa depan yang tak hanya mengalirkan logistik, tetapi juga semangat keberlanjutan dan efisiensi digital.(*)

Pos terkait