PP KSMI Resmi Mandatkan Pembentukan KSMI Sulsel, Tokoh-Tokoh Daerah Siap Angkat Sepakbola Mini

JAKARTA – Dalam langkah strategis memperluas pengaruh olahraga sepakbola mini di kawasan timur Indonesia, Pengurus Pusat Komite Sepakbola Mini Indonesia (PP KSMI) resmi menyerahkan Surat Mandat kepada sejumlah tokoh Sulawesi Selatan untuk membentuk kepengurusan KSMI tingkat provinsi.

Surat Mandat Nomor: 20.17/SM/PP/KSMI/VI/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP KSMI, Dr. Ir. H. Yan Mulia Abidin, S.E., M.Sc, dan Sekretaris Jenderal, Muhammad Nur Huda Ariyanto, pada Selasa, 17 Juni 2025.

Bacaan Lainnya

Dalam surat mandat itu, KSMI Pusat menunjuk 10 nama sebagai formatur, yakni:

1. H. Syamsuddin Hamid
2. H. Zulkifli Zain
3. Mahmud La Kaiyya
4. H. Nasaruddin Sabang
5. Salman Alfariz Karsa Sukardi
6. Arsyad Yunus
7. Ahmad Shalihin Halim
8. Muh. Firman
9. Muniardi
10. Arsyam

Para formatur diberi waktu 14 hari untuk menyusun struktur kepengurusan KSMI Provinsi Sulawesi Selatan dan melaporkan hasilnya kepada PP KSMI. Mandat ini juga mencabut Surat Mandat sebelumnya, Nomor: 16.12/SM/PP/KSMI/VI/2025 tertanggal 12 Juni 2025, yang dinyatakan tidak berlaku.

Langkah ini ditandai dengan seremoni pemasangan pin KSMI di Sekretariat PP KSMI, Jl. Margasatwa Raya, Ragunan, Jakarta. Pin kehormatan dipasangkan langsung oleh Sekjen PP KSMI, Muhammad Nur Huda Ariyanto kepada Arsyam, salah satu tokoh muda Sulsel yang dipercaya menjadi bagian tim formatur, disaksikan pengurus pusat lainnya, termasuk Muh. Arsyad Yunus, S.Sos.

“Mandat ini bukan sekadar tugas organisasi, melainkan komitmen moral untuk menciptakan ruang olahraga yang membumi dan merangkul masyarakat Sulsel,” kata Arsyam usai prosesi simbolik.

Sekjen PP KSMI menegaskan bahwa pengembangan sepakbola mini di daerah akan membuka peluang tumbuhnya atlet-atlet baru dan mempererat tali sosial di komunitas akar rumput. “Kami percaya Sulsel punya semangat dan potensi besar dalam mempopulerkan olahraga yang inklusif dan kompetitif ini,” ujar Nur Huda.

Sebagai cabang olahraga yang fleksibel, sepakbola mini semakin populer karena cocok dimainkan di berbagai setting dari lingkungan sekolah, komunitas pemuda, hingga ajang tarkam. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, pengusaha, dan aktivis olahraga. Pengurus Pusat KSMI berharap pembentukan KSMI Sulsel mampu menjadi pionir gerakan pembinaan sepakbola mini di kawasan timur Indonesia.(*)

Pos terkait