Ulang Tahun ke-74 Salim S Mengga: Momen Hangat Penuh Apresiasi di Rujab Wakil Gubernur Sulbar

MAMUJU — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kediaman resmi Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, pada Minggu, 24 Agustus 2025, malam tadi. Dalam momen spesial ulang tahunnya yang ke-74, Salim S Mengga menerima ucapan selamat langsung dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), yang hadir bersama istri dalam sebuah acara sederhana namun sarat makna.

Kehadiran Gubernur SDK bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata apresiasi dan penghormatan atas dedikasi Wakil Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan. “Di usia 74 tahun, ini bukan usia yang biasa, tapi luar biasa. Beliau tetap semangat, bijaksana, dan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sulbar. Kita patut meneladani semangat beliau,” ujar SDK dalam sambutannya.

Bacaan Lainnya

Salim S Mengga sendiri merupakan putra dari tokoh Mandar yang disegani, dan pernah menjabat sebagai Bupati Polewali Mandar. Warisan kepemimpinan dan pengabdian dari sang ayah tampak terus hidup dalam kiprah Salim S Mengga yang dikenal bersahaja dan berdedikasi tinggi.

Acara yang digelar di rujab Wakil Gubernur itu turut dihadiri Plh Sekprov Sulbar Herdin Ismail, Bau Akram Maradika Mamuju, sejumlah kepala OPD, pegawai, serta tokoh masyarakat. Mereka datang tak hanya membawa ucapan selamat, tetapi juga doa dan harapan agar Salim S Mengga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah rakyat.

Dalam suasana penuh kehangatan, Wakil Gubernur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Ini benar-benar spesial buat saya, karena seumur hidup baru pertama kali merayakan namanya ulang tahun,” ujarnya sambil tersenyum, disambut tawa ringan para tamu.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur jika selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan, menunjukkan sikap rendah hati dan komitmen terhadap sinergi pemerintahan yang harmonis.

Momen kebersamaan antara dua pemimpin daerah ini menjadi simbol kuat hubungan kerja yang solid dan saling mendukung. Mereka tampak berbincang santai mengenai berbagai program kerja ke depan, memperlihatkan semangat kolaboratif yang menjadi teladan bagi jajaran pemerintahan.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan kue ulang tahun, sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Meski berlangsung sederhana, perayaan ini meninggalkan kesan mendalam bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang tulus dan saling menghargai.(*)

Pos terkait