MAKASSAR — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 3 September 2025, besok. Agenda utama kunjungan ini adalah melayat ke rumah duka serta membesuk para korban demonstrasi anarkis dan kerusuhan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Presiden akan mengunjungi keluarga korban yang tersebar di sejumlah titik di Kota Makassar. “Ini adalah bentuk perhatian langsung dari Kepala Negara terhadap masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pesan dan doa yang sebelumnya telah disampaikan Presiden melalui Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang lebih dulu melayat ke rumah duka di Jalan Balang Baru II, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Dalam insiden kerusuhan tersebut, tercatat empat korban jiwa:
– Muhammad Akbar Basri alias Abay (fotografer Humas DPRD Makassar)
– Sarina Wati (staf anggota DPRD Makassar)
– Syaiful Akbar (Plt Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah)
– Rusdamdiansyah (pengemudi ojek online)
Sementara itu, seorang anggota Satpol PP Makassar, Budi Haryadi, masih dalam kondisi kritis akibat luka parah setelah melompat dari lantai tiga Gedung DPRD Makassar saat terjadi kebakaran.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi aparat keamanan, Presiden Prabowo juga menginstruksikan pemberian kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota Polri yang mengalami luka saat bertugas mengamankan demonstrasi.
Kunjungan ini menjadi momen penting, menandai kehadiran resmi Presiden di Sulawesi Selatan dalam kapasitas kenegaraan. Pemerintah pusat menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan para korban dan keluarga, mencakup biaya pengobatan, pendidikan, hingga renovasi rumah.(*)






