Meningkatkan SDM, Menjaga Ketahanan: Polda Sulsel Supervisi Polres Se-Sulsel

Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Aris Haryanto

MAKASSAR — Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Selatan menggelar kegiatan supervisi pembinaan SDM dan evaluasi program ketahanan pangan di seluruh jajaran Polres wilayah Sulsel. Kegiatan ini berlangsung selama sebulan penuh, mulai 1 hingga 30 September 2025, berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sulsel Nomor: Sprin/1493/VIII/REN.2.3./2025 tertanggal 15 Agustus 2025.

Supervisi ini bertujuan untuk memastikan peningkatan kualitas personel Polri, sekaligus meninjau pelaksanaan program strategis yang telah diluncurkan oleh Biro SDM, termasuk pemanfaatan aplikasi digital internal seperti PESAT dan SIBARANI.

Bacaan Lainnya

“Program supervisi ini tidak hanya fokus pada pembinaan SDM, tetapi juga menitikberatkan pada progres ketahanan pangan dan pemanfaatan aplikasi yang telah kami kembangkan,” ujar Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Aris Haryanto, dalam rilis resminya.

Supervisi Terbagi dalam Lima Zona

Kegiatan supervisi dibagi ke dalam lima tim yang masing-masing dipimpin oleh pejabat Biro SDM Polda Sulsel:

– Tim 1 (16–18 Sept): Polrestabes Makassar, Pelabuhan, Barru, Parepare, Pinrang – AKBP Zulanda
– Tim 2 (1–4 Sept): Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Palopo, Maros – Kompol Patinggian
– Tim 3 (8–11 Sept): Pangkep, Soppeng, Wajo, Bone, Sinjai – Kompol Akhmad Rivandy
– Tim 4 (16–19 Sept): Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar – AKBP Candra Kurnia Setiawan
– Tim 5 (16–18 Sept): Gowa, Sidrap, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara – AKBP Udin Yulianto

Setiap tim bertugas melakukan evaluasi terhadap pembinaan SDM, pelaksanaan program ketahanan pangan, serta pemanfaatan aplikasi internal yang telah diluncurkan tahun lalu.

Aplikasi PESAT dan SIBARANI menjadi fokus utama supervisi. Kedua platform ini dirancang untuk mendukung pengelolaan kompetensi dan pembinaan personel secara digital. Biro SDM ingin memastikan bahwa inovasi ini telah diimplementasikan secara optimal di tingkat Polres.

Selain itu, program ketahanan pangan yang berjalan sejak kuartal pertama 2025 turut dievaluasi. Biro SDM menekankan pentingnya program ini sebagai bagian dari kontribusi Polri terhadap ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Tim supervisi kami akan melaporkan hasil pelaksanaan dan menyampaikan kendala yang dihadapi jajaran, baik dalam pembinaan SDM maupun pelaksanaan program ketahanan pangan,” tutup Kombes Aris.(*)

Pos terkait