PANGKEP– Klinik Utama Syariah Hj. Mima yang berlokasi di Jalan Cendana, Kelurahan Padoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, resmi melaksanakan Survey Akreditasi oleh surveyor LASKESI, yakni dr. Alicia Rahayu AB., FISQua dan Sitti Nur Hidayah, S.KM., M.KM.
Survey akreditasi ini berlangsung pada 27 – 29 November 2005, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan dan pemenuhan standar nasional sekaligus prinsip syariah yang menjadi ciri khas klinik Hj. Mima.
Tokoh masyarakat sekaligus mantan Wakil Ketua DPRD Pangkep, H. Rizaldi Parumpa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan survey tersebut. Menurutnya, akreditasi bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan jaminan mutu yang akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di daerah.
“Klinik Hj. Mima telah menunjukkan komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan bernuansa syariah. Dengan akreditasi ini, masyarakat Pangkep semakin yakin bahwa pelayanan kesehatan di sini aman, profesional, dan sesuai kebutuhan,” ujar Rizaldi.
Seperti diketahui, keberadaan klinik tersebut merupakan inisiasi dari mantan Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dua periode, H. Syamsuddin A. Hamid, yang kembali membuktikan kepeduliannya di bidang kesehatan setelah vakum dari lingkungan pemerintahan dan politik.
Suami dari Hj. Rismayani Syamsuddin itu kembali berbuat gebrakan melalui inovasi bagi kemaslahatan orang banyak. Setelah sebelumnya mendirikan panti asuhan, mantan Ketua DPD Golkar Pangkep tiga periode itu kini membuat terobosan di bidang kesehatan. “Saya mau bangun Klinik Utama Hj. Mima Dg Tino dinaungi Yayasan Al Hamid,” ungkap Syamsuddin.
Klinik Hj. Mima ini akan menjadi yang pertama di daerah penghasil ikan bandeng tersebut. Klinik ini akan fokus pada persoalan kehamilan dan persalinan, serta dilengkapi dengan fasilitas unggulan.
Selain itu, rencananya Klinik Hj. Mima juga akan memiliki layanan klinik tumbuh kembang anak dan fasilitas endoskopi modern. Syamsuddin menegaskan, keberadaan Klinik Utama Hj. Mima tidak hanya akan fokus pada pengadaan peralatan, tetapi juga pada persiapan sumber daya manusia (SDM), khususnya dokter ahli yang akan menjadi tulang punggung layanan.
Dengan adanya survey akreditasi oleh LASKESI dan rencana pembangunan lebih jauh kedepan Klinik Utama Hj. Mima, masyarakat Pangkep diharapkan semakin mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas, Islami, dan berorientasi pada kebutuhan keluarga.(*)






