Basarnas Gelar Pelatihan SAR Air di Pangkep, Bupati Serahkan Dukungan Penuh

PANGKEP – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar menggelar Pelatihan Potensi SAR Pertolongan di Permukaan Air (Surface Water Rescue) di Kabupaten Pangkep.

Sebanyak 50 peserta dari unsur TNI, Polri, dan organisasi terkait mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari.

Bacaan Lainnya

Pelatihan dibuka langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, di Aula Kantor Bupati. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Pangkep sebagai lokasi kegiatan. “Tidak semua daerah dapatkan program ini, Alhamdulillah kami diberikan kesempatan menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Yusran menegaskan, Pemkab Pangkep siap mendukung penuh pelaksanaan pelatihan dengan memaksimalkan sarana dan prasarana, termasuk memanfaatkan kondisi geografis daerah.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan SDM Basarnas, Anggi Mulyo Satoto, menjelaskan bahwa pada 2026 pelatihan potensi SAR hanya difokuskan di tiga wilayah karena keterbatasan anggaran. Untuk wilayah tengah, Pangkep dipilih karena antusiasme pemerintah daerah, pengalaman penanganan kecelakaan pesawat ATR, serta rencana pembangunan balai pelatihan SDM pencarian dan pertolongan. “Kami diberikan kesempatan membangun balai pelatihan di wilayah ini. Alhamdulillah, pak Bupati memberikan lahannya,” ungkapnya.

Anggi menambahkan, keterbatasan personel Basarnas membuat peserta diharapkan menjadi perpanjangan tangan saat terjadi kondisi darurat di perairan. “Seminim apapun yang kami berikan, semoga bermanfaat sebagai perpanjangan tangan kami,” jelasnya.

Ketua panitia pelaksana, Haris Supardi, menyebut pelatihan berlangsung tiga hari dengan dua hari materi dan satu hari praktik lapangan di Danau Sehati, Tonasa. Peserta akan mempraktikkan teknik penyelamatan, evakuasi, serta pemberian bantuan dalam simulasi kondisi nyata. Danau Sehati dipilih karena kedalaman yang memadai dan sering digunakan untuk kegiatan serupa.(*)

Pos terkait