Musyawarah Masjid Raya Parepare: Tiga Kursi Lowong Terisi, Perbedaan Disepakati

Pengurus pembangunan Masjid Raya Parepare saat menggelar musyawarah

PAREPARE— Pengurus Pembangunan Masjid Raya Kota Parepare akhirnya menuntaskan musyawarah mufakat untuk mengisi tiga posisi kosong yang ditinggalkan pengurus sebelumnya. Dalam rapat yang digelar Jumat, 12 Desember 2025, kursi Penasehat yang ditinggalkan almarhum H Syamsul Latanro resmi digantikan oleh Usman Cama.

Posisi Sekretaris yang ditinggalkan Rahman DJ karena mundur, kini diisi oleh Rahman Halede. Sementara jabatan Kehumasan yang sebelumnya dipegang almarhum Ambo Logo, dipercayakan kepada Ade Cahyadi.

Bacaan Lainnya

“Pergantian posisi yang lowong ini menjadi pembahasan serius. Figur-figur yang diajak masuk perlu perjuangan. Banyak orang hebat, tapi tidak mudah menjadi pengurus masjid,” ungkap Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya, H Latief.

Latief menekankan bahwa mengurus masjid bukan sekadar amanah organisasi, melainkan tanggung jawab spiritual. “Ada dua poin pertanggungjawaban kepada Tuhan dan kepada jamaah. Itu poin yang utama,” tegasnya.

Meski sempat muncul perbedaan pendapat, terutama dari Bendahara H Cakra yang menolak karena ada figur baru dari luar, musyawarah tetap berjalan damai. “Perbedaan itu bukan perpecahan. Alhamdulillah, akhirnya disepakati adanya pergantian lowong itu,” tutupnya.

Pergantian pengurus Masjid Raya Parepare ini menjadi simbol kesinambungan amanah. Masjid bukan hanya bangunan fisik, melainkan pusat spiritual dan sosial.

Dengan masuknya nama-nama baru, diharapkan ada semangat baru dalam menghidupkan kegiatan keagamaan, memperkuat komunikasi dengan jamaah, dan menjaga marwah masjid sebagai pusat persatuan. (*)

Pos terkait