BONE – Kabar gembira menyapa masyarakat Kabupaten Bone di penghujung tahun 2025, lalu. Lima ruas jalan rusak di daerah ini akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat melalui anggaran APBN.
Perbaikan tersebut menjadi kado indah akhir tahun, hasil perjuangan Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Partai Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA). Dua dari lima ruas yang masuk kategori jalan nasional kini tengah dalam proses pengerjaan dengan total anggaran mencapai Rp250 miliar.
Ruas pertama meliputi Ujung Lamuru–Koppe, sementara ruas kedua mencakup Koppe–Taccipi hingga Taccipi–batas Kota Watampone.
“Dua ruas jalan nasional ini adalah urat nadi transportasi di Bone. Setiap hari dilalui masyarakat, kendaraan logistik, dan hasil produksi daerah. Karena itu, kami dorong agar mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat,” tegas AIA.
Selain jalan nasional, Bone juga memperoleh tiga paket Inpres Jalan Daerah (IJD) dari Kementerian Pekerjaan Umum. Uloe–Timurung dan Telle–Timurung dengan anggaran Rp34 miliar (kontrak multiyears). Lemo–Pasaka dengan anggaran Rp8,8 miliar. Lebonge–Awang Cendrana dengan anggaran Rp16 miliar.
AIA menekankan, paket IJD ini dirancang untuk membuka keterisolasian wilayah dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun jalan, tapi membuka akses ekonomi, mempermudah layanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Kadin Sulsel itu.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meresmikan penggunaan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tanete Riattang pada Senin, 29 Desember 2025, lalu.
Ruas yang diresmikan antara lain Jalan Andalas, Jalan Bali, dan Jalan Langsat. Perbaikan ini menggunakan anggaran dari Pemerintah Provinsi Sulsel.(*)






