PAREPARE– Menjelang bulan ramadan, ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali dipulangkan dari Malaysia. Mereka dijadwalkan tiba di Pelabuhan Nusantara, Parepare, pada Selasa malam, 17 Februari 2026.
Kepulangan ini difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara melalui jalur laut.
Koordinator P4MI Parepare, Laode Nur Slamet, mengonfirmasi bahwa pemulangan ini merupakan tindak lanjut dari surat Konsulat Republik Indonesia Tawau Malaysia dan Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu.
Kedua surat tersebut masing-masing mencatat deportasi 217 dan 302 orang PMI/WNI ke Nunukan, Kalimantan Utara. BP3MI Kalimantan Utara kemudian memfasilitasi kepulangan 105 orang PMI deportasi dengan menggunakan KM Lambelu, berangkat dari Nunukan pada 15 Februari 2026 dan diperkirakan tiba di Parepare pada 17 Februari 2026.
Laode menegaskan, sesuai Peraturan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Nomor 32 Tahun 2025, BP3MI berkewajiban memberikan layanan kepulangan, rehabilitasi, dan reintegrasi bagi PMI.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan lanjutan, mulai dari serah terima di pelabuhan hingga sosialisasi bahaya bekerja migran secara nonprosedural kepada keluarga PMI,” ujarnya, malam tadi.
Deportasi PMI nonprosedural bukan hanya dari Sulsel, tapi juga lintas daerah diantaranya NTT, NTB, Jawa, Maluku, Sulbar, Sulteng, dan Sultra.
Berikut Asal Daerah PMI Deportasi yang Dipulangkan melalui Pelabuhan Nusantara Parepare:
Sulawesi Selatan:
– Kab. Bone: Kec. Mare; Desa Pasempe (Palakka); Desa Mario (Libureng); Desa Tacinnono (Amali); Desa Bengo (Bengo); Desa Pompanua Riattang (Ajangale)
– Kab. Gowa: Kec. Tompo Bulu (beberapa orang); Kec. Somba Opu; Desa Lembang Loe (Biring Bulu); Desa Julumatene (Bontolempangan); Desa Limbung (Bajeng)
– Kab. Bulukumba: Kec. Kajang Kasi; Kec. Gantarang; Desa Bajiminasa (Rilau Ale); Desa Sapolohe (Bontobahari); Desa Arinhua (Kindang)
– Kab. Sinjai: Kec. Tellu Limpoe; Desa Terasa (Sinjai Barat); Desa Barania (Sinjai Barat); Desa Sanga Seri (Bikeru, beberapa orang)
– Kab. Pinrang: Kec. Mattiro Bulu (beberapa orang); Desa Medimeng (Watang Sawito)
– Kab. Sidrap: Kec. Dua Pitue
– Kab. Enrekang: Desa Cemba (beberapa orang)
– Kab. Barru: Desa Galung (dua orang)
– Kab. Pangkep: Desa Taraweang (Labakkang, dua orang); Desa Tompo Bulu (Baloci, Kab. Kep. Pangkajene)
– Kab. Takalar: Desa Lantang (Polombangkeng Selatan)
– Kab. Bantaeng: Desa Bangkeke (Pajukukang); Desa Tombolo (Tompo Bulu)
– Kota Makassar: Kec. Manggala; Kampung Buyang (Mariso); Desa Batang Baru (Tamalate)
– Kab. Toraja Utara: Desa Pasar Bolu (Tallunglipu); Desa Toyasa Akung (Bangkelekila); Desa Sa’dan (Sa’dan, beberapa orang); Desa Sapan (Buntu Pepasan, dua orang); Desa Pesotongan (Sa’dan)
– Kab. Tana Toraja: Desa Rante Kurra (Kurra)
Sulawesi Tengah:
– Donggala, Palu; Desa Talaga (Dampelas, Donggala)
– Kab. Toli-Toli: Desa Tompoh (Dampal Utara)
– Kab. Pasangkayu: Desa Nunu Sarudu (Sarudu)
Sulawesi Barat:
– Kab. Polewali Mandar: Kec. Lambung; Kec. Campalagian; Desa Ujung Pampang (Campalagian); Desa Bondek (Campalagian)
Sulawesi Tenggara:
– Kab. Buton Tengah: Desa Lakudo
– Kab. Buton Utara: Desa Malalanda (Kalisusu)
– Kab. Muna: Desa Lakologou (Tongkuno)
– Kab. Wakatobi
Nusa Tenggara Timur (NTT):
– Kab. Flores Timur: Desa Danibao (Adonara Barat, beberapa orang); Desa Lamora (Adonara); Desa Suleng Waseng (Solor Selatan, dua orang); Desa Tikatukan (Adonara, beberapa orang); Desa Baubage (Adonara Tengah); Desa Lewoleba (Adonara Tengah & Larantuka); Desa Riang Kami’e (Ile Mandiri, beberapa orang); Desa Lamawolo (Adonara Timur); Desa Sagu (Adonara); Desa Adonara Kota Raja (Adonara)
– Kab. Lembata: Desa Ujulan Done
– Kab. Alor: Desa Baga (Pantar Tengah)
– Kab. Sikka: Desa Watutedang (Lela); Desa Pruda (Waiblama)
– Kab. Manggarai: Desa Pakah (Satar Mese)
– Kab. Timor Tengah Utara: Desa Baus (Boking)
– Kab. Kupang: Kec. Nungkolo
Maluku:
– Kab. Seram Bagian Barat: Kec. Amalatu
Jawa Timur:
– Kab. Bojonegoro: Kec. Ngraho
– Kab. Sragen: Kec. Gondang
– Kab. Tulungagung
– Kota Surabaya
NTB:
– Kab. Lombok Timur: Desa Tebaban (Surslaga)






