JABAR — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara ini diikuti oleh 4.011 peserta dari berbagai instansi dan jajaran pemerintahan.
Dalam pidato pembukaan, Presiden menekankan bahwa Indonesia dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga seluruh pemimpin wajib mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan bangsa dan negara.
“Negara ini dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa, adanya kita adalah untuk berbakti, mengabdi kepada rakyat kita. Hal ini mudah diucapkan, tapi harus kita buktikan,” tegas Presiden.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah secara serius dan terintegrasi. Ia mengumumkan peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan bersih dan tertata. Tahun ini, pemerintah akan memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota.
“Gentengisasi” untuk Permukiman
Selain pengelolaan sampah, Presiden juga memperkenalkan gagasan proyek “gentengisasi” sebagai upaya memperindah lingkungan permukiman. Menurutnya, penggunaan atap seng yang meluas membuat kawasan menjadi panas dan kurang estetis.
Dalam arah besar pembangunan nasional, Presiden memaparkan strategi transformasi bangsa yang bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai negara maju modern dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup rakyat.(*)






