Menu Murahan Dibalas Penolakan: SMAN 2 Parepare Tegas Lawan SPPG Nakal

Menu MBG yang ditolak sekolah

PAREPARE — Dugaan praktik pengurangan nilai paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Ribuan penerima di SMAN 2 Kota Parepare menolak menu yang disajikan penyedia dapur SPPG pada Rabu siang.

Penolakan itu bukan tanpa alasan, paket yang seharusnya bernilai Rp10.000 per porsi, justru dinilai tak sampai separuhnya. Pantauan di lapangan menunjukkan menu MBG yang ditolak terdiri atas kacang goreng bungkus, roti keju, abon-abon, dan dua buah pisang.

Bacaan Lainnya

Jika dihitung, nilai paket tersebut jelas tidak mencapai standar Rp10.000. “Program MBG tidak kami tolak, yang ditolak itu menunya,” tegas seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

Penolakan ribuan siswa ini mendapat dukungan masyarakat. Sekolah menegaskan sikapnya meski sempat diwarnai ancaman dari pihak penyedia dapur. Ketegasan ini dianggap sebagai langkah menjaga kualitas gizi dan martabat program MBG.

” SPPG nakal yang terbukti mengurangi standar paket berpotensi diganjar sanksi tegas mulai dari sanksi administratif, penghentian sebagai mitra, hingga proses pidana,”ungkap salah satu tokoh masyarakat Makmur.

Publik kini menunggu ketegasan pemerintah daerah dalam menindak penyedia yang diduga bermain curang. Penolakan di SMAN 2 Parepare bukan sekadar soal menu, melainkan soal kualitas program.

Program bergizi gratis seharusnya menjadi simbol kepedulian, bukan ajang mencari keuntungan. Hingga berita ini disiarkan, belum ada penjelasan resmi atas penolakan menu tersebut. (*)

 

Pos terkait