PAREPARE – Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana alam. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar latihan repling di lingkungan markas, Senin, 4 Mei 2026.
Latihan ini bertujuan mengasah kemampuan personel dalam teknik turun tebing dan evakuasi di medan terjal, keterampilan yang sangat dibutuhkan saat terjadi bencana seperti tanah longsor maupun kondisi darurat di wilayah pegunungan.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan dasar yang wajib dikuasai setiap personel Brimob, khususnya dalam mendukung tugas kemanusiaan.
“Latihan ini penting untuk memastikan setiap personel siap diterjunkan kapan saja, terutama dalam situasi tanggap bencana yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan keterampilan khusus,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, personel dibekali teknik dasar hingga lanjutan, mulai dari penggunaan tali, pengamanan diri, hingga prosedur evakuasi korban di lokasi sulit dijangkau. Seluruh tahapan dilakukan dengan mengedepankan standar keselamatan, di bawah pengawasan instruktur berpengalaman.
Dengan adanya latihan ini, diharapkan personel Batalyon B Pelopor semakin profesional dan sigap menghadapi berbagai situasi darurat, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam.(*)






