Imigrasi Polman Kenalkan M-Paspor di Mamasa dan Pentingnya Perlindungan PMI

MAMASA – Kantor Imigrasi Polewali Mandar melaksanakan kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi M-Paspor dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berlangsung di Kabupaten Mamasa pada Kamis 21 Mei 2026.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Seksi TIKKIM, Hendra Saputra, mewakili Kepala Kantor Imigrasi Polewali Mandar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Kepala Disnakertrans Kabupaten Mamasa, Perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mamasa, Camat Mamasa, Lurah Mamasa, para Kepala Desa se-Kecamatan Mamasa serta Tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan sosialisasi, Kepala Subseksi Informasi Komunikasi Keimigrasian, Firdaus Rahman menyampaikan materi terkait panduan perpanjangan paspor melalui aplikasi M-Paspor.

“Masyarakat kini dapat melakukan pengajuan paspor secara lebih mudah melalui sistem digital tanpa harus datang berulang kali ke kantor imigrasi. Ia juga menambahkan bahwa proses perpanjangan paspor dapat dilakukan mulai dari pendaftaran, unggah dokumen, hingga pembayaran secara online.” Ujarnya

Sementara itu,materi kedua disampaikan oleh Kepala Dinas Disnakertrans, Bapak H. Anwar mengenai perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa aplikasi Pentingnya penggunaan jalur prosedural bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.

“Berangkat bekerja ke luar negeri harus prosedural, memiliki dokumen resmi, terlindungi negara, dan menggunakan jalur yang legal,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta yang terdiri dari aparat pemerintah daerah dan tokoh masyarakat terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari teknis penggunaan aplikasi M-Paspor, persyaratan perpanjangan paspor, hingga prosedur aman bagi calon pekerja migran Indonesia. Narasumber memberikan penjelasan secara rinci sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih jelas.

Secara tidak langsung disampaikan bahwa perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antar instansi, sehingga masyarakat diharapkan lebih memahami pentingnya legalitas dan keamanan dalam bekerja di luar negeri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Mamasa semakin memahami kemudahan layanan keimigrasian berbasis digital serta pentingnya prosedur yang benar bagi calon pekerja migran Indonesia, sehingga dapat tercipta PMI yang aman, kompeten, dan terlindungi.(*)

Pos terkait